Senin, 10 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik Sidoarjo

KPU Sidoarjo Deadline 16 Parpol

27 Juli 2018, 14: 43: 46 WIB | editor : Lambertus Hurek

Ketua KPU Sidoarjo Zainal Abidiin memberi pengarahan kepada perwakilan parpol.

Ketua KPU Sidoarjo Zainal Abidiin memberi pengarahan kepada perwakilan parpol. (IST)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo sudah melakukan pengecekan kelengkapan dan keabsahan administrasi bakal calon legislatif (bacaleg). Pekan ini KPU fokus melakukan perbaikan persyaratan bacaleg dari 16 partai politik.

Ketua KPU Sidoarjo M. Zainal Abidin mengatakan, pihaknya mengundang semua pengurus parpol untuk menjelaskan mekanisme perbaikan persyaratan bacaleg. Pihaknya tetap berpedoman pada regulasi yang sudah ditetapkan pusat. "Ternyata regulasi itu di lapangan menemukan beberapa kendala. Hampir semua parpol punya kesulitan," kata Zainal kemarin.

Jadwal perbaikan dokumen ini dilakukan hingga 31 Juli mendatang. Zainal meminta semua parpol memanfaatkan masa perbaikan ini dengan baik. "Kalau ada kesulitan, silakan disampaikan kepada kami," katanya.

Terkait bacaleg yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), Zainal menegaskan bahwa KPU Kabupaten Sidoarjo membuat keputusan itu lewat pertimbangan yang matang. Acuannya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018. Regulasi itu tegas menyebutkan bahwa mantan narapidana tidak bisa maju menjadi bacaleg. "Dasar kami PKPU," ujarnya.

Nah, dari hasil verifikasi berkas bacaleg, KPU Sidoarjo menemukan tiga bacaleg yang statusnya mantan narapidana. Yakni, Sumi Harsono (bacaleg PDI Perjuangan), Mustafad Ridwan yang maju lewat PBB, serta Nasrullah (bacaleg PPP). Ketiga bacaleg itu dinyatakan gugur.

Setelah itu, KPU menyampaikan surat ke partai pengusung. Isinya menyatakan bacaleg TMS. Partai diberi kesempatan mengganti bacaleg. Namun, dua bacaleg itu tidak terima. Sumi dan Mustafad mengadu ke panwaslu pada Senin (23/7) lalu. Mereka menganggap keputusan KPU Sidoarjo tergesa-gesa. Sebab, saat ini PKPU Nomor 20 Tahun 2018 masih diuji materi di Mahkamah Agung.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Tito Pradopo menegaskan, nama Sumi Harsono sudah dicoret sebagai bacaleg partainya. Sumi digantikan Dwi Lutfi Oktaviyanto. "Nama penggantinya sudah kami laporkan ke KPU Sidoarjo," ucapnya. (mus/rek)

(sb/mus/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia