Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Imigration Onboard Pangkas Waktu Hingga 4 Jam

26 Juli 2018, 17: 06: 06 WIB | editor : Wijayanto

EFISIEN: Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso usai melakukan rampcheck pesawat calon jemaah haji di bandara internasional Soekarno Hatta Jakarta, Rabu (25/7).

EFISIEN: Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso usai melakukan rampcheck pesawat calon jemaah haji di bandara internasional Soekarno Hatta Jakarta, Rabu (25/7). (ISTIMEWA)

Share this      

JAKARTA -Pelaksanaan imigration onboard berhasil memangkas waktu pemeriksaan dokumentasi keimigrasian. Seperti pemeriksaan dokumentasi keimigrasian menjelang masuk pesawat yang dilakukan terhadap calon jemaah haji di embarkasi Surabaya dan DKI Jakarta menghewat 4 jam disbanding dibandingkan dengan pemeriksaan dokumen imigrasi di bandara King Abdul Azis Jeddah, Saudi Arabia. “Dengan dilakukannya imigration onboard yang pada tahun 2018 ini diterapkan di bandara internasional Juanda Surabaya dan bandara internasional Soekarno Hatta Jakarta, bisa memangkas pemeriksaan imigrasi sekitar 4 jam,” kata Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso pada saat melakukan rampcheck pesawat yang digunakan untuk mengangkut calon jemaah haji di bandara internasional Soekarno Hatta Jakarta, Rabu (25/7).

Dijelaskan oleh Agus, pada musim haji seperti sekarang ini biasanya pintu-pintu imigrasi di bandara King Abdul Azis akan dipadati oleh orang-orang dari seluruh dunia yang akan melaksanakan ibadah haji. Nah untuk melakukan proses keimigrasian bisa memakan waktu antara 4 hingga 5 jam. Tentunya ini akan menambah beban kelelahan jemaah haji setelah sebelumnya menempuh perjalanan udara sekitar 8 jam.

Mengatasi kebuntuan semacam itu kepala pemerintahan Arab Saudi dan Presiden RI melakukan terobosan dengan melakukan pemeriksaan keimigrasian lebih awal. Pemeriksaan paspor sebagai dokumen keimigrasian dilakukan di Indonesia oleh petugas imigrasi Saudi Arabia yang pemeriksaannya dilakukan menjelang masuk ke dalam pesawat atau setelah pemerikaan tiket oleh petugas maskapai. “ Petugas imigeasi disana hanya mengecek apakah paspornya sudah di cap apa belum,” jelas Agus.

Pemeriksaan imigration onboard yang saat ini baru dilakukan di dua embarkasi Surabaya dan Jakarta nantinya akan dievaluasi. Hasil ini kemungkinan akan diterapkan di embarkasi-emvarkasi lain di tahun-tahun mendatang. (pur/rtn)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia