Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Amankan Harga, Bulog Diminta Beli Gula Petani Rp 9.700 per Kg

26 Juli 2018, 16: 56: 40 WIB | editor : Wijayanto

BAHAS GULA: Diskusi antara pihak APTRI, PTPN X dan Perum BULOG yang digelar Kementerian BUMN.

BAHAS GULA: Diskusi antara pihak APTRI, PTPN X dan Perum BULOG yang digelar Kementerian BUMN. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA – Dalam rangka mengamankan harga gula lokal di tingkat petani dan harga ditingkat konsumen, serta penguatan stok gula nasional. Perum BULOG telah menerima penugasan pemerintah untuk menyerap gula dari tebu rakyat yang digiling di PG BUMN sesuai standar kualitas SNI dengan harga Rp 9.700 per kilogram.

Kementerian BUMN memerintahkan kepada Perum Bulog untuk segera melaksanakan penugasan pemerintah untuk melakukan pembelian gula petani dengan harga netto sebesar Rp 9.700 per kilogram sampai dengan bulan April 2019.

Direktur Utama PTPN X Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, hal tersebut merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk senantiasa hadir untuk negeri. Dimana Perum BULOG telah responsif merealisasikan amanah yang diberikan, yakni membeli gula petani dengan harga Rp 9.700 per kilogram.

“Dan pada hari ini 25 Juli 2018 Perum Bulog melakukan penyerapan perdana gula petani untuk musim giling 2018 sebanyak 20.000 ton yang terdiri dari gula petani hasil pengolahan PTPN X sebanyak 5.000 ton, PTPN XI sebanyak 5.000 ton, dan RNI sebanyak 10.000 ton dengan harga Rp. 9.700 per kilogram Netto,” terangnya.

Di tempat yang sama, Direktur Tanaman Semusim Holding Perkebunan Nusantara Moch. Cholidi mengatakan, momen ini tepat sekali untuk memperbaiki psikologi pasar. Sebelumnya, PTPN X telah terlebih dahulu melakukan sosialisasi dan diskusi terkait keputusan Menteri BUMN perihal penugasan pemerintah untuk pembelian gula petani oleh Perum BULOG.

Dalam diskusi antara pihak APTRI, PTPN X dan Perum BULOG tersebut disepakati ketiga pihak akan segera melaksanakan amanah dari Kementerian BUMN tersebut. “Kami selaku produsen akan berkomitmen untuk menjaga mutu gula sehingga Perum BULOG tidak mengalami kesulitan dalam hal penjualan,” jelasnya.

Cholidi menambahkan, dalam periode yang sama, rendemen tahun 2018 ini lebih baik jika dibandingkan tahun 2017 dan PTPN X optimistis kinerja produksi dan keuangan akan lebih baik. Sembilan pabrik gula PTPN X telah memulai giling sejak bulan Mei 2018. Berdasarkan data per 25 April 2018, total produksi gula PTPN X telah mencapai 135.328 ton dengan rendemen sebesar 7,9 persen.

Adapun untuk pembelian gula petani pada hari ini (25/7), di PG Gempolkrep Mojokerto (PTPN X) sebanyak 5.000 ton, PG Semboro Jember (PTPN XI) sebanyak 5.000 ton, di PG Krebet Baru malang (RNI) sebanyak 7,500 ton, di PG Redjo Agung Madiun (RNI) sebanyak 2.500 ton. (cin/rud)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia