Selasa, 16 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

CJH Lansia Rawan Jadi Korban Penipuan

25 Juli 2018, 16: 30: 31 WIB | editor : Wijayanto

TEMPAT TIDUR SUSUN : Dewan Badan Pengawas Keuangan Haji (BPKH), Suhaji Lestiadi (kanan) gedung baru Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

TEMPAT TIDUR SUSUN : Dewan Badan Pengawas Keuangan Haji (BPKH), Suhaji Lestiadi (kanan) gedung baru Asrama Haji Embarkasi Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Sekretaris PPIH Jawa Timur, Achmad Faridul Ilmi, mewanti wanti agar petugas pembimbing selalu waspada dan mengawasi  CJH (calon jamaah haji) lansia. Pasalnya mereka rentan menjadi korban tindakan kriminalitas khususnya penipuan. “Ya memang kebanyakan yang menjadi korban penipuan itu CJH lansia, kadang gitu itu tersesat lalu dibantu orang tidak dikenal. Dan setelah itu diambil uangnya,” jelas Farid sapaan , Achmad Faridul Ilmi, Selas (24/7).

Selain itu ia juga mengingatkan kembali pada para CJH yang akan berangkat ke tanah suci untuk tidak membawa barang berlebihan, hal tersebut juga salah satu antisipasi terjadinya tidak penipuan saat beribadah haji. “Ya jangan dibawa lah semuanya, bawa secukupnya untuk bekal di jalan, kan di hotel juga ada tempat penyimpanan khususnya,” terangnya.

Saat dimintai keterangan mengenai kaki CJH yang melepuh karena cuaca terik di Arab Saudi, Farid mengungkapkan. Beberapa CJH yang kakinya melepuh biasanya dikarenakan banyak alas kaki yang hilang saat petugas masjid membersihkan masjid.

"Bukannya kehilangan sandal, tapi kena pembersihan. Saya juga pernah dulu sandal saya kena bersih petugas masjid, akhirnya saya tidak berani karena panas," tuturnya.

Sementara itu Dewan Badan Pengawas Keuangan Haji (BPKH), Suhaji Lestiadi telah meninjau gedung baru Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES). Saat mendatangi gedung baru asrama, masih menemukan kekurangan. "Katanya masih belum ada listriknya ya, tapi ini gedungnya sudah bagus. Nantinya tahun depan sudah bisa ditempati, dan bednya tidak susun seperti sebelumnya," kata Suhaji.

Suhaji juga menjamin layanan ibadah haji tahun depan lebih nyaman. Di Asrama Haji Sukolilo Surabaya tahun depan tak ada lagi ranjang susun di penginapan menjelang berangkat ke Tanah Suci ini.  Suhaji sengaja datang ke Asrama Haji untuk mengetahui layanan pelaksanaan ibadah haji untuk CJH. Peninjauan juga dilakukan dari pelayanan haji, sarana dan prasarana mulai dari CJH datang hingga waktu keberangkatan tiba. 

Selain melihat ada bed di dalam kamar asrama haji yang masih bersusun, ia juga melihat ada dinding bangunan asrama yang mengelupas. "Tahun depan pemandangan begini diharapkan tidak ada lagi, kami tidak melihat dari sisi kejelekannya. Tapi kebaikannya juga banyak di AHES ini," imbuhnya.

Bahkan saat ini ia sedang menggagas akan dibangunnya pemondokan khusus jemaah haji Indoensia di Makkah, yang selama ini pemondokan tersebut bersifat sewa. Tahun depan akan dibangun penginapan atau hotel ini khusus jemaah Indonesia di Tanah Suci.  "Jadi nanti kami kerjasama dengan pemerintah Arab Saudi untuk membuat gedung khusus CJH, pengelolahnya nanti sepenuhnya dari Indonesia," pungkasnya. (gin/rtn)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia