Minggu, 23 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Periksa Pesan di Jalan Tunjungan, HP Malah Dijambret

25 Juli 2018, 15: 04: 37 WIB | editor : Wijayanto

RESIDIVIS: Kapolsek Genteng Kompol Ari Tresetyawan (kiri) menunjukkan tersangka Ari Bagas dan barang bukti kejahatan tersangka.

RESIDIVIS: Kapolsek Genteng Kompol Ari Tresetyawan (kiri) menunjukkan tersangka Ari Bagas dan barang bukti kejahatan tersangka. (ISTIMEWA)

Share this      

Surabaya - Korban kejahatan di tengah malam di Kota Surabaya juga menimpa Imam, 26, warga Jalan Driyorejo, Gresik. Korban jadi sasaran penjambretan saat berhenti di pinggir Jalan Tunjungan, Surabaya, Senin (23/7) pukul 02.00.

Namun, pelakunya Ari Bagas, 17, warga Jalan Demak Jaya 9 No.32, Bubutan, Surabaya itu berhasil diringkus Tim Anti Bandit Polsek Genteng. ”Kejadiannya sekitar pukul 02.00 dan korban sedang memeriksa pesan di handphone (HP)-nya saat berhenti di depan Hotel Varna tersebut,” beber Kapolsek Genteng Kompol Ari Tresetyawan, Selasa (24/7).

Kemudian dari arah kanan, tersangka yang mengendarai speda motor Yamaha Mio nopol L 5244 YW, datang memepet korban. ” Tersangka termasuk nekat karena beraksi seorang diri,” imbuh Ari.

 Selepas memepet korban, tersangka langsung merebut HP merk samsung A5 milik korban. Korban berusaha mempertahankan diri, hinggaterjadi aksi tarik menarik antara keduanya.Sayangnya korban kalah dan HP kesayangannya itu terlepas dari genggamannya. Namun korban tidak berputus asa, ia berusaha menahan laju kendaraan tersangka yang berusahaa melarikan diri.

 Beruntung, aksi tersebut berhasil diketahui polisi yang patroli di sekitar lokasi. Tersangka pun berhasil diamankan polisi dan digelandang ke Mapolsek Genteng untuk penyelidikan. Dari pengakuan tersangka, ia sudah beraksi sebanyak 5 lokasi dalam melakukan aksi penjambretan tersebut. ”Tersangka juga residivis Polrestabes Surabaya dalam kasus serupa tahun 2017 lalu,” pungkas Ari.

 Kini tersangka sudah mendekam di Mapolsek Genteng untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia bakal dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.(son/no)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia