Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

PDAM Delta Tirta Siap Beli Lahan Booster

24 Juli 2018, 20: 22: 32 WIB | editor : Lambertus Hurek

Salah satu sumber bahan baku air PDAM Delta Tirta di Tawangsari Taman.

Salah satu sumber bahan baku air PDAM Delta Tirta di Tawangsari Taman. (Lambertus Hurek/Radar Sidoarjo)

Share this      

Rencana pembangunan Distribution Center (DC) atau yang biasa disebut booster untuk menampung air Umbulan terus berjalan. Sebab, PDAM Delta Tirta targetkan akhir tahun delapan DC yang dibutuhkan sudah tersedia. Namun hingga kini baru empat lahan saja yang sudah siap untuk dijadikan DC.
Keempat lahan tersebut berada di Kecamatan Jabon, Porong, Candi, dan Waru. Sedangkan empat lahan yang belum tersedia ada di Sidoarjo, Tanggulangin, Buduran, dan Gedangan.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PDAM Delta Tirta Abdul Basit Lao mengaku bahwa kebutuhan lahan booster memang masih belum terpenuhi. Pihaknya terus berupaya mencari lahan.
Sesuai dengan perencanaan, kebutuhan lahan booster bakal dibantu pemkab. Dicukupi dari tanah fasilitas umum (fasum) perumahan yang sudah diserahkan ke pemkab. Sehingga pembangunan DC berjalan cepat. Namun, upaya tersebut sulit terwujud. "Ukuran fasum terlalu kecil," katanya Senin (23/7).
Untuk itu, PDAM harus mencari solusi lain dengan membeli lahan. Basit memperkirakan anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 1 triliun.
Tahun ini kebutuhan lahan tersebut harus terpenuhi. Sebab, tahun depan pihkanya akan menerima air dari Umbulan. Totalnya mencapai 1200 liter per detuk. Namun, untuk tahun pertama, PDAM akan menerima  200 liter per detik. Jumlah itu untuk memenuhi kebutuhan air di delapan kecamatan.
Selain kesulitan mencari lahan, Basit juga menyebutkan pembangunan DC membutuhkan waktu tidak sebentar. Ditambah menyediakan jaringan dari booster ke saluran rumah.
Menurut Basit, jika empat booster itu belum siap, pihaknya sudah menyiapkan opsi lain. Aliran air Umbulan sebesar 200 liter per detik tetap diserap. Namun air tidak dialirkan ke delapan kecamatan. "Kami alirkan ke dua kecamatan dulu," ujarnya.
Dua kecamatan tersebut adalah Candi dan Porong. Dengan pertimbangan, jaringan sudah tersedia sehingga air bisa langsung tersalurkan. Pertimbangan kedua adalah booster sudah terbangun. (nis/rek)

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia