Kamis, 19 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Sambangi CJH< Ratusan Keluarga dan Tetangga Padati AHES

23 Juli 2018, 16: 39: 07 WIB | editor : Wijayanto

SWA FOTO: Jamaah Calon Haji asal Pasuruan yang tergabung dalam Kloter 19, Dardiri (kanan) dan istrinya Rubaiyah (dua dari kanan), berswa foto bersama anaknya, M Andrik, saat mengunjunginya di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Minggu (22/7).

SWA FOTO: Jamaah Calon Haji asal Pasuruan yang tergabung dalam Kloter 19, Dardiri (kanan) dan istrinya Rubaiyah (dua dari kanan), berswa foto bersama anaknya, M Andrik, saat mengunjunginya di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Minggu (22/7). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

Surabaya - Terlihat berbeda dengan kelompok terbang (kloter) sebelumnya, di AHES kali ini, ratusan sanak saudara dari kloter 17 asal Pasuruan tampak memenuhi pagar asrama hingga membeludak.

Kebanyakan dari keluarga tersebut menanti sekaligus melepas keberangkatan keluarganya yang menjadi calon jamaah haji (CJH). Seperti halnya Achmad Asyari Muhammad Rukani, keluarganya sengaja datang ke AHES untuk menemuinya sebelum pergi ke Tanah Suci, Senin, (23/7).

"Saya berangkat besok (hari ini, Red) habis subuhan. Ini keluarga saya semua dari Pasuruan, sengaja ingin bertemu dan minta doa ke saya biar dapat barokahnya juga," kata Asyari, saat menemui keluarganya di pintu gerbang berwarna hijau tersebut, Minggu (22/7). 

Uniknya, tidak hanya keluarga saja yang rela mengantre berdesakan. Tapi juga dari tetangga sekitar CJH yang senagaja datang menemui untuk meminta maaf, menitip doa, dan masih banyak lainnya. Seperti halnya Sutinah, ia mengaku tetangga salah satu CJH kloter 17. Ia sudah mengantre sejak pagi demi bertemu tetangganya. 

"Dari pagi saya disini (AHES, Red), nunggu tetangga. Mau titip doa biar saya bisa berangkat haji juga," ucapnya dengan bersemangat. 

Para keluarga CJH asal Pasuruan tersebut kebanyakan berangkat sejak pagi dan siang, dengan menggunakan kendaraan pribadi satu per satu berdatangan dan menunggu di depan pintu gerbang AHES. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kinayah Wati keluarga CJH asal Pasuruan, Kinayah beserta keluarganya rela menempuh perjalanan jauh dan mengantre sejak siang hingga sore demi bertemu sang nenek yang akan berangkat. "Ini tadi berangkat sekeluarga, mau bertemu nenek sekalian nanti nunggu sampai berangkat juga. Senang sekali ketemu nenek, semoga selamat sampai tujuan," ungkapnya.

Suasana haru mulai terasa ketika satu per satu CJH mendatangi keluarganya, banyak pula keluarga CJH yang menangis dan ada juga yang sekadar bertitip salam. Semakin sore suasana di depan gerbang keberangkatan AHES semakin ramai hingga menjelang petang.

Salah satu CJH, Ngatemi, 76, lega bertemu sanak saudaranya di depan pintu gerbang. "Alhamdulillah, sudah ditemui keluarga ini tadi. Tadi banyak yang titip doa, dan saya tadi juga minta restu ke keluarga agar dilancarkan ibadah hajinya," tukasnya.(gin/no)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia