Minggu, 23 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Gara-gara Tangga, Petugas Kesulitan Evakusi Jenasah Warga Siwalankerto

21 Juli 2018, 20: 49: 31 WIB | editor : Abdul Rozack

DITURUNKAN : Jenasah berhasil dikeluarkan dari kamar melalui depan

DITURUNKAN : Jenasah berhasil dikeluarkan dari kamar melalui depan (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Redi, 53, ditemukan tewas di dalam kamar indekos Jalan Siwalankerto Timur 2A, RT 04 RW 01, Surabaya Sabtu pagi (21/7). Diduga kematian Rendi akibat penyakit hernia. Pertama kali jenazah korban diketahui oleh anaknya sendiri yang bernama Dewi, 17. 

Sebelum meninggal korban sempat dipanggilkan dokter dari Puskesmas Siwalankerto. Namun sekitar pukul 08.00 WIB, usai diperiksa dokter, korban dipastikan sudah tak bernyawa. 

Informasi meninggalnya, korban kemudian diteruskan ke command center 112 Surabaya. Hanya dalam hitungan menit beberapa petugas linmas dan kepolisian datang ke lokasi. Namun setelah dilakukan upaya pemeriksaan luar oleh petugas, korban dinyatakan meninggal karena sakit. Tidak ada tanda-tanda bekas tindakan penganiayaan atau kekerasan. 

Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Ipda Mudjani saat dikonfirmasi terkait kejadian itu membenarkan korban meninggal karena sakit. "Dugaan meninggalnya korban karena sakit," ujar Mudjani, Sabtu (21/7). 

Sehari sebelum meninggal, korban juga sempat mengeluh anaknya terkait sakit yang diderita. Korban sehari-hari di Surabaya bekerja sebagai tukang bangunan. 

Sementara itu dari informasi yang diperoleh Radar Surabaya, saat proses evakuasi jenasah, petugas sempat mengalami kesulitan. Sebab kamar korban berada di lantai dua. Sedangkan, akses masuk ke lantai dua sangat sempit karena anak tangga melingkar.  "Iya evakuasi jenazah korban dilakukan lewat depan dengan menggunakan tangga darurat dan dibantu diangkat oleh petugas dan warga," pungkas Mujani.(rus/rtn)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia