Minggu, 23 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Penambahan TPS Permudah KPPS Jalankan Tugas

21 Juli 2018, 13: 29: 31 WIB | editor : Wijayanto

MENARIK: TPS di RW 08 Rungkut Mapan Barat dengan konsep budaya Tionghoa dan pakaian petani dalam Pilgub 2018.

MENARIK: TPS di RW 08 Rungkut Mapan Barat dengan konsep budaya Tionghoa dan pakaian petani dalam Pilgub 2018. (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

Share this      

Surabaya - Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pemilu 2019 di Surabaya meningkat dua kali lipat dibandingkan Pemilihan Gubernur (pilgub) 2018. Nantinya TPS yang akan digunakan untuk coblosan berjumlah 8.144 TPS. Lebih banyak dibandingkan pilgub yang hanya 4.284 TPS.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya Nur Syamsi mengatakan, dalam pilgub jumlah daftar pemilih tetap (DPT) setiap TPS ada yang mencapai 600. Kali ini dalam pemilu 2019 setiap TPS dibatasi maksimal 300 DPT. "Karena dalam pemilu 2019 ada banyak kegiatan coblosan," katanya.

Dia mengungkapkan, dalam pemilu 2019 ada pemilihan presiden (pilpres), pemilihan anggota DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. Penambahan TPS akan bisa memudahkan para KPPS dalam menjalankan tugas. "Meski ditambah TPS estimasi pengumpulan data C1 bisa sampai larut malam," ujarnya.

Menurutnya, dengan banyaknya TPS tersebut juga berpengaruh terhadap jumlah petugas KPPS. Selain itu, para saksi dari masing-masing calon juga bisa bertambah tergantung keinginan dari masing-masing calon. "Kita berupaya maksimal untuk bisa melancarkan pelaksanaan pemilu 2019," ucapnya.

Dia menambahkan, jumlah DPT pilgub dan pemilu diprediksi berubah. Dalam pilgub jumlah DPT sebanyak 2.006.061, sedangkan DPS pemilu 2.041.201. Nantinya KPU juga akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terkait DPT. "Kan juga harus pakai e-KTP," pungkasnya.(vga/no)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia