Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

APBD Sidoarjo 2019 Menurun Jadi Rp 4,2 Triliun

20 Juli 2018, 13: 15: 37 WIB | editor : Lambertus Hurek

APBD Sidoarjo 2019 Menurun Jadi Rp 4,2 Triliun

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun depan menurun. Jumlahnya lebih sedikit dibandingkan tahun ini. Jika APBD 2018 mencapai Rp 4,4 triliun, tahun depan hanya Rp 4,2 triliun. 

Rabu (18/7) kemarin, eksekutif mengajukan rancangan APBD 2019 ke DPRD Sidoarjo. Penurunan jumlah APBD tersebut diakui oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Achmad Zaini. Menurut dia, ada beberapa hal yang menyebabkan penurunan tersebut.

Penyebab pertama adalah turunnya pendapatan. Dari retribusi daerah misalnya, tahun ini nilainya Rp 84 miliar. Tahun depan pemkab menargetkan Rp 82 miliar. Begitu juga dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tahun ini Rp 449 miliar. Namun, tahun depan prediksinya hanya Rp 385 miliar.

Zaini menyebutkan, selain pendapatan daerah yang berkurang, dana perimbangan, lain-lain pendapatan yang sah, dan jumlah penerimaan pembiayaan juga turun. “Semua aspek pendapatan turun,” katanya.

Namun Zaini mengatakan penurunan itu baru sebatas perkiraan. Dia berharap dalam sisa waktu lima bulan ke depan, pemkab bisa memacu pemasukan. Terutama pendapatan daerah harus dipacu.

Dari sektor pajak misalnya, saat ini nilai pajak yang masuk belum mencapai 50 persen. Menurut dia seharusnya di semester pertama, pemasukan harus mencapai separuh. Begitu juga dengan retribusi. 

Sedangkan DAK, dia mengatakan, itu merupakan kewenangan pusat. Sebab dana itu merupakan bantuan dari pemerintah. 

Dengan turunnya kekuatan anggaran, Zaini masih optimistis pembangunan tahun depan akan berjalan lancar. Ada lima prioritas pembangunan tahun depan. Yakni bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, investasi, dan pelayanan publik. 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Agoes Boedi Tjahjono mengatakan, lima prioritas itu harus diwujudkan. (nis/rek)

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia