Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Tambah Iuran 1%, BPJS Kesehatan Bisa Tanggung Orangtua

20 Juli 2018, 08: 52: 12 WIB | editor : Aries Wahyudianto

HRD PT KAS Alex dan Relationship officerBPJS Kesehatan Asana Arsamanggala

HRD PT KAS Alex dan Relationship officerBPJS Kesehatan Asana Arsamanggala (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

Jamkesnews - Saat ini berobat menggunakan penjaminan BPJS Kesehatan menjadi pilihan bagi banyak masyarakat Indonesia. Hal ini tentu sangat wajar, mengingat BPJS Kesehatan dapat memberi banyak kemudahan bagi masyarakat untuk bisa mengakses layanan kesehatan yang memadai dengan sejumlah dana yang terjangkau.

Namun ada kemudahan lain yang diberikan oleh BPJS Kesehatan selama ini yang mungkin terlewat oleh masyarakat, khususnya dari segmen peserta penerima upah (PPU) atau sering dikenal dengan peserta perusahaan. Kemudahan itu adalah PPU dapat mendaftarkan keluarga tambahan sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Farida Isnaini, Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Gresik mengutarakan bahwa ketentuan PPU dapat mengikutsertakan anggota keluarga lainnya di atur dalam Peraturan Presiden (Perpres) 19 tahun 2016.

“PPU bisa mendaftarkan anggota keluarga lainnya dalam hal ini anak ke-4 dan seterusnya serta orangtua dan mertua dengan membayar iuran sebesar 1% dari Gaji atau Upah PPU tersebut per orang per bulan” tutur Farida saat berkunjung ke PT. KAS bersama dengan Relationship Officer BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Rabu (18/07)..

Di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Gresik sendiri, Farida menuturkan baru ada satu Badan Usaha yang mendaftarkan anggota keluarga lainnya yaitu PT. Karunia Alam Segar (PT. KAS).

“Kita sangat mengapresiasi dan berharap apa yang dilakukan oleh PT. KAS dapat diikuti oleh perusahaan lain, karena selain dapat mendaftarkan seluruh keluarga biayanya juga lebih murah dibandikan dengan harus daftar sebagai Peserta Mandiri” kata Farida.

PT. KAS diwakili oleh Alex Benardo Sirait selaku HRD PT. KAS, membocorkan kenapa akhirnya perusahaan tempatnya bekerja mempersilakan pekerjanya untuk mendaftarkan anggota keluarga lainnya sebagai keluarga tambahan di kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Sebenarnya kami sudah lama memiliki niat ini (pendaftaran keluarga tambahan), namun selama ini sistem kami belum siap. Tapi setelah koordinasikan dengan tim IT, Keuangan dan Accounting sehingga baru per Juli ini kami daftarkan keluarga tambahan” Kata Pria yang tinggal di Surabaya tersebut.

Menurut Alex, pendaftaran keluarga tambahan merupakan bentuk keseriusan yang diberikan oleh Perusahaan kepada pekerjanya dan juga kepada program Jaminan Kesehatan Nasional. Selain itu menurutnya pendaftaran keluarga tambahan tidak memiliki dampak negatif untuk perusahaan.

“Iurannya diambil dari upah pekerja jadi perusahaan tidak mengeluarkan biaya lebih, tapi jelas saya akan jadi lebih ribet dari biasanya. Namun itu bukan jadi masalah yah, karena ini juga sebagai bentuk peningkatan nama Perusahaan”, tutup Alex.

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia