Rabu, 21 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae
Rutinitas Berakibat Fatal

Istri Berangkat Pengajian, Donjuan Berangkat 'Jajan'

19 Juli 2018, 06: 05: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Istri Berangkat Pengajian, Donjuan Berangkat 'Jajan'

Istri Berangkat Pengajian, Donjuan Berangkat 'Jajan' (Grafis: Fajar)

Share this      

Jajan sembarangan itu tak sehat, apalagi kalau jajannya plus-plus macam Donjuan,42, ini. Lantaran bosan hubungan ranjang dengan sang istri Karin,40. Donjuan cari pengalaman baru di luar.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Donjuan terpaksa menuruti keinginan istrinya untuk berpisah. Karin, sudah tidak mau lagi menoleransi kesalahan yang ia buat. Hal ini bermula pada hobi barunya yang suka jajan. Sempat berjalan mulus beberapa kali, namun ulahnya kepergok juga oleh istri. 

“Pas aku telponan sama orang mau booking cewek, eh dia langsung nyaut HP (handphone, Red) terus marah-marah,” kata Donjuan saat berada di ruang tunggu Pengadilan Agama Kelas 1A Surabaya. 

Setelah insiden sahut menyahut HP itu, Karin langsung mengamuk. Donjuan mengatakan kali pertamanya melihat Karin begitu marah setelah 15 tahun pernikahannya. Istrinya bahkan beberapa kali membanting barang dan mengusirnya dari rumah saat itu juga. 

“ Aku juga sempat membujuk, aku katakan ini cuma buat selingan. Aku juga janji gak akan ngulangi, tapi dia malah menjadi-jadi dan minta aku pergi,” lanjutnya. 

Laki-laki asal Karangmenjangan ini mengaku merasa bersalah. Bagaimana tidak, istrinya ini adalah tipikal ibu rumahan yang baik dan tidak aneh-aneh. Hanya saja ia sempat merasa bosan dengan urusan ranjangnya. Meski cantik, Donjuan katakan istrinya kurang greget saat berada di ranjang. Setelah curhat dengan teman ngopinya, ia ditawari untuk joinan main dengan perempuan bayaran. 

“ Dia waktu itu juga merasakan hal yang sama, terus akhirnya ngajak aku, tak iyani pisan,” lanjutnya. 

Sekali mencoba, rupanya Donjuan ketagihan. Setelah percobaan pertama itu, ia rutin sekali tiap minggu keluar untuk jajan. Bodohnya, aksinya selalu ia lakukan di hari dan jam yang sama, yaitu ketika sang istri pergi pengajian rutin mingguan. Hal inilah yang memancing kecurigaan Karin. 

“ Pas ngamuk itu, dia ngomong kalau nunggu waktu saja mergoki aku. Aku dilapori anak, kenapa tiap sabtu bapak selalu pergi, pulang-pulang mencurigakan,” Jelasnya.  

Meski menyesal, ia tak bisa berkutik lagi. Ia paham, sikap istrinya kalau kecewa sudah tidak bisa balik lagi, akhirnya ia memilih mundur juga. “Anak biar ikut dia lah, kasihan kalau sama aku, bapak gak bener begini,” pungkasnya dengan wajah penuh penyesalan. (*/no)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia