Rabu, 24 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Tindak PKL yang Tetap Mangkal di Pinggir Jalan

16 Juli 2018, 16: 45: 03 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JPC)

Share this      

SURABAYA - Dinas Koperasi dan UMKM Surabaya akan berkoordinasi secara intens dengan Satpol PP Surabaya terkait beberapa pedagang kaki lima (PKL) yang nekat mangkal di sejumlah lokasi di luar sentra PKL. Koordinasi itu diharapkan bisa meningkatkan fungsi dari sentra PKL yang beberapa di antaranya masih sepi.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Surabaya Widodo Suryantoro mengatakan, pihaknya banyak menerima laporan jika ada PKL yang nekat berjualan meski telah ada sentra PKL yang dibangun. PKL tersebut sengaja tidak menggunakan lapak sentra PKL dan memilih berjualan di pinggir jalan. "Tentu sangat mengganggu. Kita sudah komunikasi dengan Satpol PP," katanya, Minggu (15/7).

Dia mengungkapkan, laporan dari pemangku wilayah di kecamatan sangat dibutuhkan untuk melihat kondisi real di lapangan. Pembangunan sentra PKL akan sia-sia jika aturan tidak diterapkan. "Kita juga koordinasi dengan 31 kecamatan karena yang tahu kondisi setiap harinya," ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini menegaskan, peningkatan perekonomian melalui pengembangan UMKM akan terus dilakukan. Para PKL juga jadi sentra ekonomi yang baik jika bisa ditata. Karena itu dengan pemberdayaan PKL diharapkan Surabaya menjadi lebih maju. "Ekonomi rakyat akan terus kita kembangkan," ucapnya.

Dia menambahkan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan dilakukan dengan kreativitas UMKM di Surabaya. Saat ini banyak UMKM di Surabaya yang terus berkembang. Mereka membutuhkan pengawalan dan wadah untuk bisa berkembang. "Kami terus dampingi mulai dari produksi hingga pemasaran," jelasnya.

Sementara itu Ketua Komisi B DPRD Surabaya Mazlan Mansyur mengatakan, Dinas Koperasi dan UMKM harus bisa mengembangkan sentra PKL yang sudah ada. Dengan penertiban PKL yang dilakukan maka pemkot harus memiliki tanggung jawab meningkatkan PKL. "Jangan asal gusur tapi pemberdayaannya tidak ada," pungkasnya. (vga/nur)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia