Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Pemkot Siap Bantu Pendanaan Proyek Underpass

14 Juli 2018, 14: 44: 49 WIB | editor : Wijayanto

Hendro Gunawan

Hendro Gunawan (DOK)

Share this      

SURABAYA - Pemkot Surabaya memberikan lampu hijau untuk mengambil alih pembangunan underpass di Bundaran Satelit, Jalan Mayjend Sungkono yang saat ini dikerjakan melalui program corporate social responsibility (CSR) pengembang. Upaya itu akan dilakukan usai ada kesepakatan dengan pengembang dari REI Jatim.

Sekretaris Kota (Sekkota) Surabaya Hendro Gunawan mengatakan, sebenarnya pihak pengembang optimistis bisa menyelesaikan proyek yang mulai dikerjakan pada 2015 tersebut. Namun, karena tak kunjung usai, maka pemkot membuka pintu untuk membantu pengerjaan. "Ya karena kebutuhan yang mendesak, maka pemkot bisa ikut serta menyelesaikan melalui APBD," katanya, Jumat (13/7).

Dia mengungkapkan, nantinya sisa pengerjaan yang belum diselesaikan akan dikoordinasikan dengan REI Jatim. Termasuk kebutuhan biaya yang tidak bisa dicover oleh pengembang. "Kan satu proyek tidak bisa dikerjakan berdua. Karena itu kita harus tahu sisa pengerjaannya seperti apa dan yang mana," terangnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) ini menegaskan, dari hasil laporan pembangunan overpass sudah rampung. Sedangkan underpass baru sekitar 30 – 50 persen. "Nah setelah pertemuan lanjutan nanti kita akan bahas sejauh mana proyek yang belum rampung," ujarnya.

Menurutnya, anggaran pembangunan yang awalnya ditaksir sekitar Rp 74,3 miliar diperkirakan naik karena inflasi. Karena itu, nantinya kebutuhan anggaran yang dibutuhkan oleh pemkot akan dihitung. "Bahan baku pasti naik itu yang membuat anggaran bisa membengkak," jelasnya.

Pembiayaan yang dikerjakan oleh pemkot, imbuhnya, bisa melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2018 atau APBD 2019. Keputusan itu akan diambil usai pertemuan lanjutan dengan para pengembang.

Sementara itu Ketua Komisi C DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengatakan, jika proses pengerjaan underpass lamban, maka DPRD mendukung pemkot take over melalui APBD. Sehingga, kemacetan jalan di kawasan Bundaran Satelit bisa segera terurai. "Sudah mendesak dan sering macet, karena itu butuh penyelesaian secepatnya," pungkasnya. (vga/nur) 

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia