Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Features

Istri Ngeyel Golput, Sebagai Simpatisan Partai, Donwori Kalang Kabut

11 Juli 2018, 06: 05: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Istri Golput Donwori Kalang Kabut

Istri Golput Donwori Kalang Kabut (Grafis: Fajar)

Share this      

Urusan rumah tangga tanpa embel-embel politik saja sudah rumit, apalagi kecampur sama urusan politik. Seperti yang terjadi pada Karin, 40 dan Donwori,45 ini. Keduanya berpisah gara-gara pilihan politik yang berseberangan 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya 

Donwori terlihat berapi-api saat mengkonsultasikan hubungan perceraiannya pada seorang pengacara dekat dengan Pengadilan Agama (PA) Kelas 1 A Surabaya. Alasannya untuk meninggalkan istrinya sudah bulat. Jalan perpisahan ia buat lantaran pilihan politik yang berseberangan. 

“Gak tepak, bojoku angel dikandani (tidak benar, istriku susah diatur,Red),” katanya. 

Perselisihan pasutri ini bermula lantaran keduanya beda dalam pandangan politik saat Pilgub Jatim. Donwori yang merupakan simpatisan partai, marah kepada Karin karena sang istri memilih golput alih-alih memilih pasangan calon gubernur jagoan suaminya. Jelas hal ini membuatnya marah. Karena seperti simpatisan lain, Donwori tentu memiliki segudang alasan mengapa menjagokan salah satu pasangan calon. 

“Satu suara kan nanti menentukan semuanya, nah ini dia malah golput,” tegasnya. 

Pria asal Karang Menjangan ini menjelaskan, hubungnnya dan istri kerap tidak akur gara-gara masalah cara pandang berpolitik ini. Donwori yang ngeyel agar keluarganya memilih calon yang sesuai dengan pilihannya sementara Karin yang tak kalah ngeyel menolak untuk mengikuti suaminya. 

Donwori menjelaskan, alasan Karin tak masuk akal untuk memilih golput. Katanya, tak ada pasangan calon yang sreg dengannya. Tentu alasan itu tak bisa ia terima. “Sudah jelas-jelas ada yang benar, gitu dia gak mau tahu dibilangin,” jelas salah satu pengusaha kuliner ini. 

Putus asa tak kunjung didengarkan sang istri, Donwori kerap mengancam Karin untuk menceraikannya kalau istrinya ini tak nurut. Diancam  begitu bukannya takut Karin juga tak bergeming. Hingga saat pemilu beberapa waktu lalu diadakan, istrinya tetap ngeyel,

“Wah langsung saja saat itu talak tak jatuhkan, susah musuh istri sing gak ngerti gini,” pungkas Donwori dengan nada jengkel.  (is/rud)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia