Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Jaga Fungsi Jalan, Dishub Akan Tambah Gedung Parkir

10 Juli 2018, 15: 55: 34 WIB | editor : Wijayanto

HAMBAT ARUS LALU LINTAS: Parkir kendaraan bermotor masih banyak yang menggunakan badan jalan di Kota Surabaya.

HAMBAT ARUS LALU LINTAS: Parkir kendaraan bermotor masih banyak yang menggunakan badan jalan di Kota Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

Surabaya - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya akan menambah gedung atau lahan parkir setiap tahunnya untuk mendukung Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perparkiran di Kota Surabaya.

Penambahan lahan parkir bertujuan mengembalikan fungsi jalan sehingga kelancaran lalu lintas bisa terjaga. "Di beberapa lokasi, selama ini fungsi jalan banyak digunakan untuk parkir baik kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga sering terjadi kemacetan lalu lintas,"tutur Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyu Drajad di Surabaya, Senin (9/7).

Selain itu, menurut Irvan, dalam Perda Nomor 3 Tahun 2018 tersebut juga diatur tentang parkir progresif yang menyebutkan, setiap kendaraan yang menggunakan jasa parkir progresif akan dikenakan biaya sesuai lama parkir kendaraan."Parkir progresif mungkin awal tahun depan mulai diberlakukan, karena parkir ini butuh alat untuk mencetak," ujarnya.

Irvan menegaskan ada beberapa sanksi administratif bagi yang melanggar. Ini sudah diatur dalam Perda itu seperti penguncian ban, pemindahan kendaraan, pengurangan angin roda kendaraan, atau pencabutan pentil ban kendaraan.  Untuk penguncian ban dan pemindahan kendaraan turut disertai dengan denda kendaraan roda empat mulai dari Rp 500 ribu per hari dan paling banyak Rp 2,5 juta. Sedangkan untuk kendaraan roda dua, mulai dari Rp 250 ribu per hari hingga paling banyak Rp 750 ribu. "Kalau mobil atau motor selama enam hari tidak diambil, maka kami tidak bertanggungjawab terhadap kerusakan dan kehilangan," terangnya.

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia