Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Sidoarjo

PDIP Sidoarjo Masih Finishing Bacaleg

07 Juli 2018, 06: 14: 11 WIB | editor : Lambertus Hurek

Bung Tito bersalam salah seorang kader banteng moncong putih.

Bung Tito bersalam salah seorang kader banteng moncong putih. (DOK)

Share this      

Masa pendaftaran caleg sudah dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo sejak 4 Juli 2018. Namun, partai-partai peserta pemilu legislatif (pileg) belum juga mendaftarkan bakal calon wakil rakyatnya ke KPU Sidoarjo. Saat ini DPC Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan masih melakukan finishing nama-nama bacalegnya.

"Secara umum kami sudah siap. Nama-nama bacaleg sudah ada. Tinggal finishing saja," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Tito Pradopo, Jumat (6/7).

Sebagai partai besar, menurut politisi senior ini, PDIP tidak kekurangan kader maupun profesional yang ingin maju sebagai wakil rakyat. Padahal, jatah yang ditetapkan KPU paling banyak hanya 50 orang. Karena itu, Tito bersama pengurus lainnya masih menyaring nama-nama yang sudah masuk. Juga menentukan daerah pemilihan (dapil) untuk bacaleg. Perubahan dapil di Kabupaten Sidoarjo sedikit banyak mengubah strategi politik partai berlambang banteng gemuk moncong putih ini. "Tentu para bacaleg itu dimajukan di dapil-dapil yang paling potensial untuk mendulang suara," katanya.

Yang menarik, pria yang akrab disapa Bung Tito ini menegaskan tidak akan maju sebagai bakal calon anggota DPRD Sidoarjo. Selain sudah pernah menjadi anggota dewan pada awal reformasi, dia ingin memberikan kesempatan kepada kader-kader muda untuk regenerasi. "Itu komitmen yang sudah lama saya sampaikan kepada teman-teman. Bahwa saya cukup mengurus dan membesarkan partai saja. Teman-teman lain yang berjuang di lembaga legislatif," katanya.

Bagaimana dengan kuota bacaleg perempuan 30 persen per dapil? Tito menegaskan tidak ada masalah di partainya. Bahkan, nama-nama bacaleg perempuan yang mendaftar lewat PDI Perjuangan justru lebih dari 30 persen. "Bukan hanya kuantitasnya yang banyak, saya nilai kualitas mereka juga bagus-bagus," tegasnya.

Menurut pria yang tinggal di Desa Bubgurasih, Kecamatan Waru, ini, tidak semua anggota DPRD Sidoarjo periode 2014-2019 bakal diikutkan dalam daftar caleg PDI Perjuangan. Ada beberapa yang tidak maju lagi. "Ada anggota dewan (sekarang) yang tidak maju. Ada juga yang mau berjuang lagi di legislatif," katanya.

Bung Tito belum bisa memastikan kapan partainya mendatangi kantor KPU Sidoarjo untuk menyerahkan daftar caleg. Sebab, masa pendaftaran masih dibuka hingga 17 Juli mendatang. "Tunggu saja. Yang pasti, kami akan mengajukan daftar caleg sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh KPU," katanya. (mus/rek)

(sb/mus/rek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia