Senin, 19 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik

Pilgub Telah Usai, DPRD Minta Semua Kembali Membangun Jatim

Selasa, 03 Jul 2018 19:20 | editor : Abdul Rozack

Ketua Fraksi partai Golkar DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak

Ketua Fraksi partai Golkar DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak (dok)

SURABAYA - Hari pencoblosan Pilgub Jatim sudah selesai diselenggarakan. Hasilnya masih menunggu penetapan pengumuman resmi KPU Jatim.  DPRD Jatim pun meminta seluruh elemen masyarakat dan mesin Partai Politik (parpol) pendukung masing-masing pasangan calon untuk kembali bersama dan bersatu membangun Jawa Timur, pasca pelaksanaan Pilkada 2018.

Ketua Fraksi partai Golkar DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak mengajak, semuanya bersama sama untuk kembali membangun Jatim. Perseturuan di Pilgub sudah usai. “Mari semua membangun Jatim ke depan agar lebih baik lagi. Hilangkan batas -bataas persaingan yang terjadi di Pilgub Jatim kemarin," ujar Sahat , Senin (2/7).

Sahat menilai bahwa, besarnya Jatim tidak akan bisa dibangun oleh satu kelompok kekuatan saja. Majunya Jatim, harus dilakukan secara bersama-sama. "Jatim ini tidak akan mungkin bisa dibangun dengan hanya mengandalkan satu kelompok kekuatan saja. Jatim ini sudah terkenal dibangun dengan berbagi kelompok yang berbeda-beda menjadi satu kekuatan yang besar untuk membangun Jawa Timur," jelasnya.

Anggota dewan dapil I Surabaya dan Sidoarjo ini menambahkan, meski pada pertarungan Pilgub Jatim berbeda pilihan, masyarakat dan seluruh elemen harus mampu menyelesaikan perbedaan sesegera mungkin. Salah satunya dengan mulai menyusun visi guna memajukan Jatim. "Kami mengajak kita semua, walaupun saat Pilgub berbeda pilihan, tetapi sekarang sudah selesai Pilgubnya. Kita kembali menjadi masyarat Jawa Timur. Menjadi keluarga besar Jawa Timur untuk membangun Jawa Timur yang jauh lebih baik dengan pemimpin yang baru, Gubernur yang baru. Ini harapan kita," ungkapnya.

Ia pun mengajak baikpendukung yang kalah maupun menang untuk bisa bersatu. Karena mustahil baginya jika dalam membangun Jatim hanya mengandalkan satu kekuatan kelompok saja. Butuh masukan pikiran dan kerjasama semua elemen dalam hal ini. "Tidak akan mungkin the winner take all. Mari kita share membangun Jatim, supaya bisa lebih baik," tandasnya. (bae/nug)

(sb/bae/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia