Kamis, 12 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Features Surabaya

Inilah Akibat Gaji Istri Lebih Besar, Pekerjaan Donwori pun Diremehkan

30 Juni 2018, 06: 05: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Donwori diremehkan istri yang gaji lebih besar

Donwori diremehkan istri yang gaji lebih besar (Grafis: Fajar)

Share this      

Dalam agama, istri bekerja membantu kebutuhan suami itu sah-sah saja, asalkan tidak mengesampingkan kodratnya sebagai ibu rumah tangga. Namun yang terjadi di lapangan jauh dari bayangan indah, seperti kisah cinta Karin,29 dan Donwori ini, 29 ini. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Bekerja sebagai asisten manager membuat Karin super sibuk. Delapan jam dalam sehari ia habiskan untuk bekerja, dua jam untuk dandan dan beberapa jam untuk nongkrong sana sini dengan klien. Hingga akhirnya waktu untuk keluarga terabaikan.

"Susah nikah sama orang sibuk, punya istri rasanya kayak hidup sendiri," kata Donwori saat berada di Pengadilan Agama Kelas 1A Surabaya.

Sementara karir Donwori masih tetap saja stagnan sebagai pegawai TU di sebuah SMA di Surabaya. Sebaliknya karir istrinya terus merangkak naik. Yang tentu saja, diikuti dengan gaji Karin yang semakin tinggi juga, tiga kali lipat dibandingkan gajinya. 

"Kenal dia pas sama-sama berjuang dari bawah dulu itu. Dulu karir dia ya standar-standar saja, tapi semakin ke sini naik terus," imbuhnya. 

Tak disangka, naiknya karir Karin ini juga diikuti dengan sikapnya yang mulai berubah. Karin jadi kerap meremehkan suaminya, tak mau memasak, tak mau diajak berkumpul bareng sahabat Donwori. Hingga jarang sekali mengiyakan ajakan Donwori di ranjang.

" Kalau tak ajak alasane ono-ono wae, capek lah, begadang nanti cantiknya luntur lah apalah," ujarnya.

Tak berhenti di situ, Karin juga mulai berulah. Ia kerap semena-mena meminta Donwori untuk libur kerja. Entah itu untuk mengurus anak hingga mengurus surat menyurat. Alasannya jelas, Karin terlalu sayang mengambil jatah liburnya. Sementara Donwori dengan gaji kecil tak akan berdampak banyak pada pemasukannya.

Pasangan pasutri ini akhirnya sampai pada keputusan untuk berpisah setelah mengalami pertengkaran hebat. Karin, yang saat itu berkumpul dengan kawan-kawannya saat lebaran menyinggung suaminya di depan teman-temannya langsung. Ia iri jatah cuti suaminya terlalu panjang, sementara dirinya hanya dapat satu minggu.  

"Dia ngomong, wes gaji saitik, men prei prei wae, walaah koyok gak kerjo akhire, iku nek ngarep konco-koncone, gak anjlok harga diriku,(Sudah gaji sedikit, sering libur, seperti gak kerja saja, gitu ngomong di depan teman-temannya, gak jatuh harga diriku,Red) " kata pria Kedawung ini dengan nada marah.

Setelah tragedi itu, Donwori yang sakit hati memutuskan untuk berpisah saja dengan Karin."Percuma punya istri lek gak nentremne ati (kalau tidak menentramkan hati,Red) pungkasnya.(*/no)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia