Selasa, 20 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Sok Indigo, Donwori Jadi Suka Klenik, Karin Ketakutan

29 Juni 2018, 06: 05: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Donwori Jadi Sok Indigo

Donwori Jadi Sok Indigo (Grafis: Fajar)

Share this      

Di dunia yang mengedepankan rasionalitas ini, masih ada saja orang yang percaya dengan hal-hal gaib. Akhir-akhir ini lagi nge-trend tayangan Indigo, seperti suaminnya Karin, 27. Merasa mendapatkan wangsit dari leluhur, Donwori, 30, mulai terlibat dengan aktivitas yang berbau klenik. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya 

Karin akhirnya menyerahkan hubungan rumah tangganya ke meja hijau. Ia kecewa campur takut. suaminya yang awalnya normal-normal saja kini terlibat dengan hal-hal yang berbau klenik. Sementara Karin, meskipun menganut Islam abangan, dia tergolong tak mempercayai ritual dan penyembahan kepada leluhur. 

“Aku salat ya gak lima waktu terus, tapi ngerti kalau percaya seperti itu itu musyrik namanya,” ujarnya saat berkonsultasi di sebuah kantor pengacara dekat Pengadilan Agama Kelas 1A Surabaya. 

Semenjak kecemplung ke dunia klenik, Karin menjelaskan, sikap Donwori makin aneh-aneh saja. Ia jadi suka menyendiri, keluar malam untuk berkumpul dengan komunitas orang-orang aneh. Ia juga makin suka melakukan ritual mistis seperti memandikan keris dan mandi kembang. “Pokoke wis mirip dukun iku wes, plek (Pokoknya sudah mirip dukun itu lho, persis,Red)” paparnya. 

Perubahan sikap dan perilaku Donwori ini tentu saja menjadi perhatian banyak orang. Di kampungnya, Manukan, dia dikenal sebagai seorang yang suka bergaul. Ia yang kini menarik diri dari lingkungan mendadak jadi gosip, hingga akhirnya kabar ini sampai pada telinga orang tua Karin. 

“Bapak ngamuklah, kenapa suamiku jadi kayak gitu, kesandung apa,” jelasnya. 

Setelah ketahuan, orang tua Karin akhirnya memaksa Donwori untuk menentukan pilihan. Tetap menjadi Suami Karin dengan lepas dari dunia perdukunan atau sebaliknya. Karin pun saat ini nurut saja karena tak tahu lagi bagaimana harus membujuk suaminya. Namun keputusan berbeda diambil Donwori. 

“Dia gak bisa berhenti, katanya amanah leluhure, embuh iku dibisiki sopo, ya sudah, akhire aku ngajak pisah,” pungkasnya. (*/no) 

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia