Senin, 20 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo
Sudah Beraksi Lima Kali

Curi Motor Pakai Aluminium Foil

24 Juni 2018, 21: 55: 30 WIB | editor : Lambertus Hurek

Tersangka Coco Putra.

Tersangka Coco Putra. (IST)

Share this      

Pemuda 18 tahun mencuri tiga sepeda motor di tiga lokasi yang berbeda. Coco Putra Pratama, 18, warga Jalan Jeruk I, Kelurahan Geluran, Kecamatan Taman ditangkap Polsek Taman setelah diketahui menjual sepeda motor curiannya secara online. Uniknya, tersangka tidak berbekal kunci T seperti  pencuri sepeda motor lainnya namun cukup menggunakan aluminium foil dalam aksinya.

Penangkapan tersebut bermula ketika korban Aris Witanto, 20, warga Kecamatan Papar, Kediri. Pria yang berindekos di Desa Kedungturi, Taman tersebut pulang ke kos mengendarai sepeda  motor Suzuki Satria FU nomor polisi AG 3212 GE miliknya. Sepeda motor ini mogok dan ia terpaksa mendorong sepeda motornnya ke kos. Sesampainya di kos, korban sengaja menaruhnya begitu saja. Ketika ditinggal masuk, sepeda motornya langsung raib. “Korban terkejut karena sepeda motor mogok itu dicuri,” kata Kapolsek Taman AKP Samirin, kemarin (23/6).

Mendapati sepedanya dicuri, Aris melaporkan ke polisi yang langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Beberapa hari kemudian, teman korban mendapat kabar jika sepeda motor miliknya tersebut dijual di salah satu akun Facebook. Dari penemuan tersebut, polisi langsung melakukan transaksi dengan pemilik akun. Mereka sepakat untuk bertemu di warung kopi bawah jembatan layang Trosobo, Taman. “Dari sini kami langsung melakukan pengejaaran terhadap  tersangka,” katanya.

Dengan tertangkapnya tersangka, polisi juga mengamankan satu buah sepeda motor Mega Pro di rumahnya. Sepeda  motor tersebut ternyata juga hasil curian di Perumahan Taman Pondok Jati, Geluran, Taman. Sepeda motor Mega Pro itu rupanya milik satpam perumahan dan hendak dijual seharga Rp 2,7 juta. “Saat ini kami amankan seluruh sepeda motor dan kami sita sebagai barang bukti,” jelasnya.

Tersangka Coco yang ditanya mengaku dia tidak menggunakan kunci T untuk mencuri. Pemuda lulusan SMK otomotif ini menggunakan cara yang cukup canggih untuk membawa lari sepeda motor. Hanya berbekal aluminium foil. Dia membuka bagian saklar listrik sepeda motor dan menyelipkan aluminium foil tersebut kemudiaan menyambungkan lagi sistem listrik sepeda motor. “Sepeda motor Satria milik korban yang tadinya mogok itu malah bisa berfungsi lagi sehingga langsung dibawa lari tersangka,” katanya.

Sementara untuk sepeda motor Mega Pro ia tidak begitu  kesulitan. Diduga tersangka ini sudah mengetahui jika kontak motor tersebut rusak sehingga terus on meski tanpa kunci. “Tersangka langsung menstarter sepeda motor itu dan membawanya lari saat satpam perumahan tertidur,” tuturnya.

AKP Samirin menuturkan, tersangka sudah  lima kali melakukan pencurian. Pertama mencuri  Honda Supra di Perumahan Taman Pondok Jati, kedua Honda Supra di Jalan Nangka, Geluran, Taman, ketiga Mega Pro di Karangpilang, Surabaya. Semua barang curiannya dijual ke penadah yang ternyata merupakan jaringan. “Sementara ini ada tiga sepeda motor yang kami amankan yaitu Honda Beat,  Suzuki Satria, dan Honda Mega Pro. Satria dan Mega Pro hasil pencurian tersangka yang keempat dan kelima,” katanya. (gun/nis)

(sb/gun/rek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia