Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Sephia Cari Pelampiasan, Akibat Tampang dan Ekonomi Donwori Pas-pasan

23 Juni 2018, 06: 05: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Tampang dan Ekonomi Donwori Pas-pasan

Tampang dan Ekonomi Donwori Pas-pasan (Grafis: Fajar)

Share this      

Banyak sekali godaan dalam berumah tangga. Salah satunya adalah perebut laki orang (pelakor). Seperti Sephia,36, ini. Umur tak lagi muda, anak sudah dua, dia nekat memacari suami orang, yang lebih bening dan kaya dari suaminya.

Ismaul Choiriyah-Wartawan RadarSurabaya

Akibat ulahnya sendiri, Sephia harus segera menyandang status sebagai janda. Tindakan nekatnya dengan memacari pria yang baru ia kenal di sosial media tertangkap basah oleh suaminya. Hingga kini, segala urusan perceraiannya harus ia urus sendiri karena sang suami lepas tangan.

“Dia ngamuk, langsung nalak dan nyuruh aku ngurus perceraiannya,” katanya saat berada di ruang tunggu Pengadilan Agama Kelas 1A Surabaya. 

Sephia mengaku selingkuh karena kesal sendiri dengan suaminya. Donwori, menurut Sephia memiliki tampang dan ekonomi yang pas-pasan. Gaji suami yang hanya seorang sopir ekspedisi  ini tak sanggup untuk membuatnya hidup dengan kemewahan. Ia yang bosan pun mencari alternatif lain.

“ Lagian suami saya itu orangnya jelek, cenderung tonggos, malu aku kalau jalan-jalan sama dia. Kalau sama yang baru ini aku bangga ajak jalan ke mana-mana,” ujarnya tanpa rasa bersalah. 

Sayangnya, baru dua kali jajan bareng, perselingkuhan Sephia ini ketahuan oleh suaminya. Ia bahkan dilabrak saat sedang ngemall dengan selingkuhannya. Ia bahkan sempat dibuat malu karena suaminya sampai mengajak selingkuhan Sephia berduel di muka umum. 

“Gak tau gimana ceritanya dia sampek ngikutin kita pas jalan-jalan, mungkin dia wes curiga sejak awal,” paparnya. 

Sejak ketahuan itu, Sephia langsung diusir dari rumah suaminya. sementara kedua anaknya yang sudah dewasa dibebaskan untuk memilih tinggal bersamanya atau bersama suaminya. Namun apesnya, segala biaya perceraiannya, Sephia yang harus menanggung sendiri. 

“Ya karena aku yang salah, dia gak mau ikutan nanggung, mau gak mau ya aku sendiri,” imbuh perempuan Gayungsari ini. 

Sementara dari gelagatnya, bukannya nampak sedih, ia malah enjoy-enjoy saja menjanda. Tak nampak aura sedih atau putus asa di wajahnya. Rupanya dia sudah menggambar masa depan dengan selingkuhannya. 

“Aku suruh nunggu setahun lagi katanya dia mau megat bojone( Menceraikan Istrinya, Red). Dan sstt.. jangan bilang-bilang, bahkan biaya percerianku dia yang nanggung,” pungkasnya. (*/no)  

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia