Selasa, 21 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Galang 8 Hari Hilang, Ditemukan Tewas di Sumur, Diduga Ambil Layangan

Jumat, 22 Jun 2018 22:10 | editor : Abdul Rozack

TKP: Sumur maut di dalam dapur rumah Supardi.

TKP: Sumur maut di dalam dapur rumah Supardi. (M Mahrus/Radar Surabaya)

Delapan hari menghilang, Galang Ardiansyah,8, akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa di dalam sumur. Sumur itu terletak  di dalam rumah tetangga korban, Supari, 45, di Jalan Bendul Merisi Jaya Gang Makam nomor 7B, Surabaya, Jumat pagi (22/6).

M MAHRUS-Wartawan Radar Surabaya

Saat ditemukan jasad bocah tersebut mengapung di permukaan air sumur dan dalam kondisi membengkak. Selain itu, menimbulkan bau busuk yang sangat menyengat.

Pertama kali jenazah korban ditemukan oleh Supari Jumat sekitar pukul 09.00. Pria asal Desa Gampang Sejati, Kapen Lamongan itu baru saja balik usai mudik di kampung halaman. Saat tiba di depan rumah, Supari membuka pintu yang mulanya terkunci.

Perlahan-lahan tanpa rasa curiga Supari masuk ke dalam rumah sambil membawa barang bawaan. Namun tidak lama kemudian, Supari mencium bau busuk yang sangat menyengat. Bau tersebut bersumber dari dalam dapur rumah. Supari bergegas masuk dan mengecek sumur.

“Pas saya lihat ternyata di dalam sumur ada mayat anak kecil yang mengapung. Kondisinya sudah membengkak,” sambungnya.

Dari pantauan Radar Surabaya di lokasi saat evakuasi berlangsung ratusan warga memadati gang sekitar rumah korban. Sementara kakek dan nenek Galang yang rumahnya berdampingan dengan TKP sontak histeris.

Sementara itu Kapolsek Wonocolo Kompol Budi Nurtjahjo mengatakan diduga penyebab kematian korban karena jatuh dari atap yang terbuat dari asbes saat mengambil layangan.(*/no)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia