Minggu, 19 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik Sidoarjo

Panwaslu Sidoarjo Copot Spanduk Provokatif

Selasa, 12 Jun 2018 19:58 | editor : Lambertus Hurek

Salah satu spanduk yang melanggar regulasi kampanye pilgub.

Salah satu spanduk yang melanggar regulasi kampanye pilgub. (DOK)

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur tinggal dua pekan lagi. Sejumlah spanduk atau alat peraga kampanye yang bernada provokatif dipasang di sejumlah titik. Panwaslu Sidoarjo pun langsung action dengan menurunkan spanduk tersebut.

Spanduk bergambar pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak itu dinilai berisi tulisan yang melanggar ketentuan kampanye. Isinya: "Rakyat Jatim yang tidak memilih Khofifah-Emil maka khianat Allah SWT dan Rasul-Nya."

 "Kami turunkan pada Sabtu (9/6)  malam. Karena isinya provokatif. Dalam kampanye tidak boleh ada unsur menghasut dan ini ada pidananya," ujar Ketua Panwaslu Sidoarjo Muhammad Rasul kepada Radar Sidoarjo, Senin (11/6).

 Spanduk itu dipasang di sisi timur Alun-Alun Sidoarjo dan kawasan Buduran. Rasul belum bisa memastikan siapa gerangan yang memasang alat peraga kampanye tersebut. "Dugaan kami, yang memasang adalah oknum yang tidak bertanggung jawab," katanya.

 Dia memastikan bahwa spanduk itu bukan APK dan bahan kampanye resmi yang difasilitasi KPU. Sebab, isinya melenceng jauh dari regulasi yang ditetapkan undang-undang dan peraturan KPU. 

Menurut dia, panwaslu akan menggelar pertemuan dengan kedua kubu tim pemenangan cagub-cawagub Jatim. Tujuannya agar mereka lebih memperhatikan aturan main dalam berkampanye. "Langkah Panwaslu Sidoarjo sesuai koridor," ujarnya. (mus/rek)

(sb/mus/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia