Minggu, 23 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Tekan Polusi, PLN Tanam Seribu Pohon

06 Juni 2018, 17: 00: 05 WIB | editor : Wijayanto

SIMBOLIS: Kepala dkrth Surabaya  Chalid Buchori mewakili Wali Kota Surabaya saat penanaman 1.000 pohon sumbangan dari PT PLN dikawasan Taman Harmoni Keputih, Selasa (5/6).

SIMBOLIS: Kepala dkrth Surabaya Chalid Buchori mewakili Wali Kota Surabaya saat penanaman 1.000 pohon sumbangan dari PT PLN dikawasan Taman Harmoni Keputih, Selasa (5/6). (ISMAUL CHOIRIYAH/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada Selasa (5/6), PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali 1(UIP JBTB 1), PLN Unit Induk Pembanguan Jawa Bagian Timur dan Bali 2 (UIP JBTB 2 ) dan PLN Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (Trans-JBTB) turut andil dalam misi menyelamatkan lingkungan melalui penghijauan. Yakni dengan penanaman 32 ribu pohon serentak di seluruh Indonesia. Dan 3.000 pohon di Jatim, 1.000 di antaranya di Surabaya.

General Manager PT PLN UIP JBTB I Djarot Hutabri EBS mengatakan, Jatim mendapat jatah 3.000 pohon yang lokasinya tersebar di beberapa wilayah jalur transmisi PLN. Surabaya dipilih sebagai salah satu lokasi penanaman pohon karena Surabaya, melalui program-program pemerintah kotanya sangat consern kepada masalah-masalah lingkungan.

 “1.000 pohon kita tanam di jalur transmisi Sekarputih sampai Kertosono, 1.000 pohon di Surabaya, salah satunya di Taman Harmoni ini dan sisanya tersebar di Pamekasan, Bojonegoro dan Malang,” paparnya disela-sela acara di Taman Harmoni Keputih.

Acara pagi kemarin diisi dengan penyerahan pohon secara simbolis kepada tiga daerah yang mendapatkan. Untuk Surabaya, dihadiri oleh Ketua Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) SurabayaChalid Buchori mewakili Wali Kota Surabaya.

Adapun pohon yang ditanam di antaranya adalah pohon jakaranda, pometia, kecrutan urin, matoa dan kasia pink dan lainnya yang dipercaya mampu menyerap polusi udara lebih besar. Kedepannya, kegiatan semacam ini akan dilakukan rutin agar bisa mengurangi emisi dengan cara penanaman pohon. Khususnya di daerah unit induk pembangunan dan di sekitar proyek yang terkena dampak proyek.  “Tak hanya menanam, kami juga akan mengurusi biaya perawatannya sehingga tidak hanya berhenti disini,” imbuhnya.

Taman Harmoni, dulunya adalah tempat pembuangan akhir ( TPA) sebelum diubah oleh Wali Kota Surabaya Tri rismaharini menjadi taman berkonsep kebun raya. Dengan aksi-aksi semacam ini diharapkan menjadi lebih segar dan hijau, sehingga menjadi jujukan bagi wisatawan yang ingin mencari wisata alam yang indah dan tidak ditemui di daerah lain.

“Keputih masih perlu banyak pihak yang yang kepeduliannya tinggi terhadap lingkungan seperti PT PLN ini,” pungkas Kepala DKRTH Surabaya Chalid Buchori. (is/nur)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia