alexametrics
Rabu, 27 May 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Sidoarjo
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Pesta Miras sebelum Jambret di Arteri Porong

01 Juni 2018, 21: 05: 55 WIB | editor : Lambertus Hurek

Tersangka Zainudin yang melakukan jambret di Arteri Porong.

Tersangka Zainudin yang melakukan jambret di Arteri Porong. (DOK)

Share this      

Tersangka M. Zainudin, 24, ditangkap polisi usai dihajar massa di Arteri Porong, Juwet Kenongo, Kamis (31/5) pukul 02.30. Warga Desa Balongdowo RT 3 RW 2, Kecamatan Candi, ini akhirnya diperiksa penyidik, Jumat (1/6).

Begitu juga M Yusuf, 37, korban, kondektur bus asal Desa Legok, Kecamatan Gempol, Pasuruan. Sebelumnya, polisi tidak bisa meminta keterangan tersangka Zainudin karena dirawat di rumah sakit akibat luka lebam dan patah tangan. 

Kanitreskrim Polsek Porong Ipda Sulasno menuturkan, tersangka Zainudin sudah berencana melakukan penjambretan bersama temannya Y. Sebelum menjambret, Zainudin dan Y bertemu di Lingkar Timur. Keduanya pesta minuman keras (miras) bersama temannya yang lain. 

"Tersangka mengaku tidak mengenal Y. Ia baru kenal saat pesta miras tersebut," katanya.

Dari perkenalan singkat tersebut, Y mengajak Zainudin untuk menjambret. Awalnya mereka berputar mulai dari wilayah Sidoarjo, Sukodono, Wonoayu, Tulangan, Tanggulangin, sebelum ke wilayah Porong. Di lokasi sebelumnya, mereka tidak menemukan sasaran.

Nah, di Arteri Porong ini mereka melihat korban mengeluarkan ponsel. "Saat itu Y yang melakukan perampasan, namun gagal. Mereka sempat kabur. Tapi harus menyerah karena rantai sepedanya putus. Jadi, bukan ditabrak korban," terang mantan Knaitreskrim Polsek Sidoarjo ini.

Tersangka Zainudin mengaku baru sekali itu melakukan penjambretan. Ia juga baru itu beraksi dengan Y. "Pengakuannya seperti itu. Tersangka saat ini sedang dirawat setelah operasi patah lengan karena dihajar massa," katanya.

Seperti diberitakan, tersangka Zainudin dihajar massa di simpang empat Arteri Porong. Warga Desa Balongdowo RT 3 RW 2, Candi, itu ditangkap massa usai melarikan diri setelah gagal mengambil ponsel di jalan raya. (gun/rek)

(sb/gun/rek/JPR)

 TOP