Minggu, 19 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Features Surabaya
Hikmah Ramadan

Puasa Kompetisi Mengejar Kebaikan

Oleh: Sujatmiko, Ketua PN Surabaya

Sabtu, 26 May 2018 13:58 | editor : Wijayanto

Ketua PN Surabaya Sujatmiko

Ketua PN Surabaya Sujatmiko (DOK/RADAR SURABAYA)

FASTABIQUL khoirot atau berlomba-lomba dalam kebaikan. Kalimat inilah yang pertama kali diucapkan oleh Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Surabaya, Sujatmiko saat ditanya tentang bulan Ramadan. Untuk itu, mumpung masih diberikan kesehatan dan kesempatan umur, manfaatkanlah setiap detik untuk berbuat dalam kebaikan. 

Menurut Sujatmiko, keistimewaan bulan Ramadan memang sangat terasa, perubahan kondisi masjid yang ramai, baik solat berjamaah hingga merdu suara lantunan ayat-ayat Alquran setiap saat. Baginya, perubahan itu menunjukkan jika umat muslim ingin mencari kebaikan di momen Ramadan. 

Kenapa di bulan Ramadan? Sebab menurut Sujatmiko di bulan ini Allah menjanjikan kepada umatnya berkah dan pahala yang berlipat ganda. Bahkan, di bulan ini setiap tidur dan diam orang berpuasa bisa jadi pahala. Apalagi jika kita mengisi setiap nafas kita dengan dzikir dan membaca Alquran. Tentu akan lebih bermanfaat lagi. 

Namun dalam hal berlomba-lomba ini, Sujatmiko menggaris bawahi, perlombaan disini bukanlah hanya sekedar kuantitas tetapi kualitas kebaikan dan ibadah juga harus dijaga. "Lebih baik sedikit tapi berkualitas, sehingga nikmatnya berpuasa dan beribadah bisa kita rasakan," ungkapnya. 

Semangat itulah yang mencoba ia ciptakan di lingkungan pengadilan. Menurut pria asal Jogjakarta ini, aparatur yang bertugas di Pengadilan sejatinya adalah pelayan bagi masyarakat, sehingga tak ada alasan untuk mengurangi tingkat pelayanan meski di bulan puasa. 

"Semua berjalan seperti biasa. Tak ada kebijakaan khusus saat bulan Ramadan. Justru saya selalu berpesan kepada anggota saya agar pelayana  lebih maksimal di bulan Ramadan," terangnya. 

Sebab beribadah itu bukan hanya duduk ke masjid dan membaca Alquran. Namun bekerja juga merupakan ibadah. Nah disini, menurut Sujatmiko anggotanya bisa mendapatkan keberkahan doubel, bonus. Selain menjalankan kewajiban dan tanggung jawab menjadi aparatur negara, pelayanan kepada masyarakat yang maksimal dengan penuh kesabaran juga akan dihitung sebagai pahala. 

"Sehingga saya berpesan, mari di bulan Ramadan ini kita semua umat muslim agar bersama-sama berlomba dalam hal kebaikan. Mulai dari bangun tidur hingga terlelap kembali. Semoga di bulan yang suci ini, kita semua menjadi umat yang senantiasa bersyukur," pungkasnya. (yua/rud)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia