Minggu, 16 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Minta Kepala OPD Awasi Staf

21 Mei 2018, 10: 05: 13 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Nadlif

Nadlif (Dok/Radar Gresik)

BADAN awaian Daerah (BKD) Kabupaten Gresik meminta kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengawasi staf yang ada di unit kerjanya. Sebab, Aparatur Sipil Negera (ASN) rawan menjadi sasaran pengaruh kelompok radikalisme.

“Dulu pernah ada ASN yang terlibat dalam kelompok Gafatar, tetapi kemudian yang bersangkutan sudah mengundurkan diri,” ujar Kepala BKD Kabupaten Gresik Nadlif, saat dikonfirmasi, kemarin.

Menurut dia, selama ini pihaknya memang kesulitan untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh ASN yang ada di Pemkab Gresik. Makanya, pihaknya meminta kepada Kepala OPD untuk ikut membantu. “Paling tidak Kepala OPD harus kenal satu persatu staf yang ada di unit kerjanya,” kata dia.

Dikatakan, dengan mengenal masing-masing stafnya, Kepala OPD bisa langsung melaporkan jika mengetahui stafnya terlibat ke dalam paham radikalisme. Sehingga, pencegahan secara dini bisa segera dilakukan. “Harapan kami memang sepertu itu, deteksi dini dan pencegahan dini bisa dilakukan,” ungkapnya.

Ditambahkan, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan adanya ASN di lingkungan Pemkab Gresik yang terlibat kelompok radikalisme. Pihaknya menyatakan tak ragu memberi sanksi kepada ASN yang terlibat kelompok radikalisme dan sudah mengarah kepada terorisme. “Tapi semua tetap melihat aturan yang berlaku,” imbuh dia. (rof/ris)

(sb/rof/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia