Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Features Surabaya
Hikmah Ramadan

Jadikan Momen Menahan Diri Dari Nafsu Melukai

Oleh: Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya

21 Mei 2018, 07: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

Wali Kota Surabaya, DR (H.C) Ir Tri Rismaharini MT

Wali Kota Surabaya, DR (H.C) Ir Tri Rismaharini MT (NET)

Share this      

DI bulan suci Ramadan, kita harus menghindari hal-­hal yang bersifat kekerasan. Bulan suci ini harus dijaga dengan rasa toleransi antar umat beragama. Dengan toleransi yang sangat tinggi. Tidak saling menyakiti, tetapi bisa menjaga sesama dengan rasa menghormati dan menyayangi.
Kekerasan yang terjadi di Surabaya akibat bom, juga harus dihindari dan diminimalisir. Masyarakat juga jangan mudah terprovokasi untuk diajak jihad, namun jalannya keliru. Menurut agama, jihad dilakukan dalam keadaan perang. Sama­sama membawa senjata dalam kondisi pe­rang. Sehingga lawan tahu. Namun, jika dilakukan dengan salah, seperti bom bunuh diri, itu tindakan tidak be­nar. Ada korban jiwa yang tidak tahu menahu terkena dampaknya.
Karena itu, di bulan Ramadan ini hendaknya masyarakat bisa memperdalam ilmu agama dengan benar. Sehingga, ketenteraman masyarakat akan selalu terjaga dan tidak menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat lain.
Puasa bisa dijadikan momen untuk menahan diri dari perilaku buruk dan nafsu untuk melukai. Sehingga, di bulan suci ini akan tercipta situasi yang aman dan terkendali untuk semua masyarakat di Indonesia pada umumnya dan masyarakat Surabaya pada khususnya.
Menahan hawa nafsu dari perilaku yang menyimpang, sangat diperlukan agar puasa menjadi bermanfaat. Masyarakat akan mendapatkan pahala dan bisa mengubah perilaku yang buruk menjadi baik. (vga/opi)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia