Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Curi Motor Saat Pemilik Mandi, Ketahuan Dihajar Massa

19 Mei 2018, 20: 21: 44 WIB | editor : Abdul Rozack

TERSANGKA: Ahmad Safii.

TERSANGKA: Ahmad Safii. (ISTIMEWA)

Share this      

Surabaya- Wajah Ahmad Safii,23, mendadak bonyok. Hal itu terjadi usai puluhan bogem mentah mengarah kepadanya. Pemuda yang tinggal di Jalan Endrisono Gang VII nomor 34, Surabaya ini dihajar massa usai melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sebab aksinya tepergok korban. 

Kasus pencurian tersebut terjadi pada Senin (14/5). Saat itu, Safii mencuri sebuah sepeda motor di kawasan Jalan Manyar Sabrangan Gang VIII B Nomor 58, Surabaya. Safii mengincar sebuah sepeda motor Honda Beat milik korban yakni Ade Rian, 20, warga Jalan Bratang Gede VI-i Nomor 12 Surabaya.

“Modusnya pelaku merusak kontak motor dengan menggunakan kunci T,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo, Iptu Budijanto, Jumat (18/5). 

Budijanto menjelaskan, motor dengan nopol L 6828 JM tersebut digunakan korban untuk mengantarkan dua temannya yakni Candra, 18, dan Alfian,19.  Kemudian setibanya di rumah Candra, motor tersebut diparkir di depan rumah. 

“Motor ditinggal korban ke rumah temannya yang berada di gang sebelah. Sedangkan saksi Candra mandi dan Alfian duduk di ruang tamu,” lanjut Budijanto. 

Kemudian ketika Candra usai mandi dan keluar rumah, ia kaget. Sebab dia sudah melihat tersangka Safii sudah mengundurkan motor milik Ade Rian. Karena tak kenal, maka  Candra langsung berteriak maling. Mendengar teriakan Alfian berlari dan mengejar tersangka. 

“Tersangka ditangkap setelah motor yang ia kendarai ditendang oleh teman korban. Setelah terjatuh, ia pun ditangkap. Tersangka juga sempat dihajar massa,” jelasnya. 

Setelah diamankan di pos satpam,  warga pun menghubungi anggota Reskrim Polsek Mulyorejo. Kemudian segera polisi datang dan mengamankan tersangka dari amukan massa yang menunggu di luar pos. 

“Kami lakukan penggeledahan, kami menemukan kunci T yang digunakan untuk merusak kunci stang motor korban,” tandas Budijanto.

Saat diperiksa, Safii mengaku jika aksinya dilakukan sendiri. Dia biasa beraksi dengan mengendarai sepeda motor sendirian. Sasaran pencuriannya adalah motor-motor yang dipakir di depan rumah. Setelah mendapatkan target, dia lantas mengendarai dan memarkir motornya agak jauh dari lokasi. “Setelah itu saya jalan kaki, lalu merusak kontak motor dengan kunci T,” ungkapnya. 

Rencananya setelah berhasil menggondol motor korban, ia akan kembali untuk mengambil motor miliknya. Hanya saja rencananya gagal, lantaran aksinya tepergok teman korban. 

“Saya sudah beraksi dua kali, semuanya gagal. Bedanya kalau saya dulu berhasil kabur,” terangnya. Safii mengaku nekat lantaran butuh uang untuk kebutuhannya sehari-hari. (yua/no)

(sb/yua/jek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia