Rabu, 17 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Pendaftar Mudik Padati Dishub Jatim Sejak Pagi

19 Mei 2018, 05: 13: 02 WIB | editor : Wijayanto

MEMBLUDAK: Warga antre untuk mendaftar Mudik Bareng Gratis di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Jumat (18/5).

MEMBLUDAK: Warga antre untuk mendaftar Mudik Bareng Gratis di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Jumat (18/5). (Suryanto/Radar Surabaya)

Share this      

SURABAYA - Situasi memanas di Surabaya akibat teror bom rupanya tidak mempengaruhi masyarakat untuk melakukan pendaftaran mudik gratis yang diselenggarakan oleh Dishub Jatim. Bahkan beberapa di antara calon penumpang rela datang untuk mendaftar sejak selepas subuh. 

Indah, misalnya, calon pemudik tujuan Banyuwangi ini mengaku datang sejak pagi hari. “Saya datang sejak selesai salat subuh. Tapi sampai di sini (Kantor Dishub Jatim) sudah banyak yang antre,” ujar Indah, Jumat (18/5).

Berbeda dengan Sumali, warga Tropodo, Waru, Sidoarjo ini memilih datang lebih siang dari Indah. Ayah dua anak tersebut mendaftar langsung ke kantor Dishub Jatim setelah mengecek pendaftaran online sudah ditutup. “Saya lihat di online sudah tutup dan disuruh datang ke kantor. Sebenarnya ingin mendaftar di online sejak beberapa hari lalu, tetapi saya belum tahu caranya,” kata Sumali. 

PENDAFTARAN: Petugas melayani warga yang mendaftar mudik gratis di kantor dishub jatim.

PENDAFTARAN: Petugas melayani warga yang mendaftar mudik gratis di kantor dishub jatim. (Suryanto/Radar Surabaya)

Meski mendaftar langsung dengan datang di Kantor Dishub Jatim, menurut Sumali, tahun ini antrean sudah lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Dirinya merasa tahun ini lebih nyaman. 

“Saya hampir setiap tahun memang ikut mudik gratis yang diadakan Dishub Jatim karena lebih nyaman,” ungkap pria yang rencananya mudik bersama istri dan dua anaknya tersebut. 

Sementara itu, Kepala Bidang Kabid Angkutan dan Keselamatan Jalan Dishub Jatim Isa Ansori mengatakan, pendaftaran mudik gratis yang dilakukan pada Jumat (18/5) seluruhnya adalah jalur offline. Sedangkan pendaftaran online sudah ditutup sejak Kamis (17/5), dengan 3.014 tempat duduk sudah terisi seluruhnya. 

“Online sudah kita buka sejak 12-17 Mei. Dari semua yang mendaftar online kami lakukan verifikasi pada 15-17 Mei. Karena banyak juga yang booking, hanya mengklik saja, tidak melakukan verifikasi. Dan kalau dalam dua hari itu tidak verifikasi, ya otomatis jatah kursinya diberikan kepada pendaftaran offline,” kata Isa. 

Untuk hari pertama pendaftaran mudik gratis offline ini, Isa memberikan batasan 500 antrean. Namun, itu bukan berarti jumlah seat kursi. Dishub Jatim memberikan kebebasan jumlah keluarga yang didaftarkan ikut mudik gratis. Hanya batasan diberikan satu pendaftar membawa dua kartu keluarga. 

“Mudik dengan menggunakan bus yang dibagikan untuk masyarakat Jatim, itu ada kurang lebih 208.203 penumpang, baik untuk mudik maupun balik. Kami tidak membatasi per hari berapa, tapi kami hanya menyediakan jumlah tempat duduk yang tersedia dengan sistem antrean kami batasi 500 antrean calon penumpang,” urainya saat ditemui Radar Surabaya. 

Isa menilai jumlah tempat duduk yang disediakan tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan, sehingga sudah dirasa tidak perlu ada penambahan. “Kami telah mengadakan mudik gratis, ini tahun kesepuluh. Kami sudah mempelajari setiap tahunnya. Saya rasa kapasitas ini sudah cukup memenuhi kebutuhan masyarakat,” tandasnya. (bae/hen)

(sb/bae/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia