Rabu, 19 Sep 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Polretsabes Surabaya, Pelayanan Normal, Penjagaan Diperketat

Kamis, 17 May 2018 01:00 | editor : Abdul Rozack

WASPADA: Pelayanan terhadap masyarakat berjalan normal

WASPADA: Pelayanan terhadap masyarakat berjalan normal (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Paska insiden meledaknya bom bunuh diri di Polrestabes Surabaya tak berimbas pada pelayanan. Terbukti, proses pelayanan tetap normal. Banyak masyrakat yang datang untuk mengurus berbagai dokumen, mulai dari surat kehilangan hingga SKCK. Meski demikian, penjagaan ketat tetap dilakukan. 

Sejak pagi, banyak warga yang datang ke Polretsabes. Awalnya mereka ragu jika Polrestabes membuka pelayanan. Sebab banyak barrier yang dipasang di pintu masuk. Tak hanya itu, sejumlah petugas bersenjatakan lengkap  juga terlihat berjaga dan mengecek siapa pun yang hendak masuk ke Polrestabes. 

“Saya awalnya mengira tak yakin kalau masih ada pelayanan. Namun setelah bertanya kepada anggota yang berjaga, mereka mengatakan pelayanan tetap normal. Setelah dicek, saya diizinkan masuk,” ungkap Nurul, salah satu remaja yang hendak mengurus SKCK, Selasa (15/5). 

Kemudian Kassubag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Cinthya Dewi Ariesta mengatakan sesuai intruksi dari Kapolrestabes,  memang pelayanan kepada masyarakat tetap normal. Hanya proses pemeriksaan dan penjagaannya saja yang diperketat. 

“Meski sudah aman, namun penjagaan tersebut sebagai langkah antisipatif. Sehingga pelayanan bisa maksimal dan masyarakat yang kami layani tak perlu was-was,” ujarnya.

Tak hanya pengetatan, mekanisme atau skema penjagaan di Polrestabes Surabaya juga diubah. Kabagops Polrestabes Surabaya, AKBP Bambang Sukmo Wibowo mengatakan jika pihaknya sudah menyiapkan mekanisme baru penjagaan.

“Salah satunya adalah tempat pemeriksaan pengunjung yang dimajukan hingga jalan raya, sehingga jauh dari pos penjagaan,” ungkapnya. 

Sedangkan untuk pembatas gapura hingga titik pemeriksaan akan dibangun taman kecil. Terlihat taman tersebut sudah mulai dibangun sejak Selasa siang. Selain itu, sejumlah fasilitas lain juga akan ditambahkan yakni pengeras suara dan rekaman CCTV. 

“Pengeras suara berguna untuk menyampaikan petunjuk kepada pengunjung yang ingin masuk dari kejahuan. Sedangkan CCCTV akan dipasang di area pos penjagaan,” terangnya.

Dengan adanya sistem baru tersebut, akses menuju ke Polrestabes Surabaya hanya satu pintu. “Persiapannya sudah 90 persen, semoga besok (hari ini, Red) sistem tersebut bisa dilakukan,” tandas Bambang.(yua/no)

(sb/yua/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia