Minggu, 23 Sep 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Kuartal I, Sariguna Raup Penjualan Rp 162 Miliar

Rabu, 16 May 2018 09:25 | editor : Abdul Rozack

PUBLIK EXPOSE: Direktur Operasional Nio Eko Susilo (kiri) bersama Direktur Penjualan dan Distribusi Toto Sucartono menunjukkan gambar suasana pabrik s

PUBLIK EXPOSE: Direktur Operasional Nio Eko Susilo (kiri) bersama Direktur Penjualan dan Distribusi Toto Sucartono menunjukkan gambar suasana pabrik saat produksi dalam acara public expose PT Sariguna Primatirta Tbk di Surabaya, Selasa (15/5). (HERNINDA CINTIA KEMALA SARI/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – PT Sariguna Primatirta Tbk, produsen air minum dalam kemasan (AMDK) merek Cleo, mencatatkan sepanjang kuartal I-2018, penjualan Cleo secara total mencapai Rp 162 miliar. Komposisi penjualan terdiri dari penjualan galon Rp 63 miliar, botol Rp 55 miliar, dan sisanya produk gelas/cup. 

Demikian diungkapkan Lukas Setyo Wongso, Direktur Keuangan dan Corporate Secretary PT Sariguna Primatirta Tbk, di sela-sela public expose PT Sariguna Primatirta Tbk di Surabaya, Selasa (15/5).

Selain itu, lanjut dia, tahun ini pihaknya juga menargetkan dapat mencapai pertumbuhan penjualan sebesar 60 persen dibanding tahun sebelumnya. “Kami akan menggunakan berbagai strategi untuk bisa meraih target tersebut,” tandasnya.

Direktur Penjualan dan Distribusi PT Sariguna Primatirta Tbk Toto Sucartono menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan penambahan jaringan distribusi di seluruh Indonesia untuk men-support penjualan. Baik itu distribusi internal maupun eksternal. 

Sepanjang tahun 2017, total jaringan distribusi internal/depo Cleo berhasil mencapai angka 72 unit. Kemudian untuk jaringan distribusi eksternal/distributor sendiri pada tahun lalu sebesar 42 unit. 

“Nah sampai akhir tahun ini, kami targetkan jumlah distribusi internal dapat mencapai 100 dan distribusi eksternal/distributor dapat mencapai 71,” kata Toto.

Dia mengakui bahwa pihaknya akan gencar berinovasi untuk memperbesar penetrasi pasar. Yang terbaru, pada bulan lalu Cleo telah merilis kemasan botol ukuran 220 ml yang diklaim sebagai kemasan AMDK teringan di dunia dan ramah lingkungan. 

“Produk tersebut bernama Cleo Smart. Kapasitas produksi varian baru tersebut sebesar 1,5 juta botol per bulan dan pasar utama yang kami bidik untuk sementara adalah Jatim,” ujar dia.

Tujuan produk Cleo Smart botol 220 ml itu adalah agar dapat dikonsumsi dalam sebuah kegiatan bersama atau komunitas. Adapun market Cleo di Jatim diakui Toto cukup besar. Kontribusinya terhadap penjualan nasional mencapai 40 persen. Selain itu, tahun ini pihaknya juga akan menambah kapasitas pabrik sebesar 650 juta liter. Rinciannya 250 juta liter di pabrik Ngoro, 150 juta liter di Kendari, dan 250 juta liter di Pandaan.

 “Apalagi sebentar lagi puasa, pasti akan banyak acara buka puasa bersama dan membutuhkan air minum dengan kemasan yang praktis. Sehingga kami yakin dengan adanya produk ini dapat mendongkrak penjualan agar bisa mencapai target,” imbuhnya. (cin/hen)

(sb/cin/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia