Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Ponpes Sidogiri Pasuruan Dukung Penuh Khofifah

11 Mei 2018, 18: 17: 35 WIB | editor : Wijayanto

SILATURAHMI; Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melakukan silaturahmi kepada Anggota Majelis Keluarga Ponpes Sidogiri, Pasuruan  KH Abdullah Siradj, Kamis (10/5). KH Siradj mendukung penuh paslon nomor urut satu itu.

SILATURAHMI; Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melakukan silaturahmi kepada Anggota Majelis Keluarga Ponpes Sidogiri, Pasuruan KH Abdullah Siradj, Kamis (10/5). KH Siradj mendukung penuh paslon nomor urut satu itu. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Dukungan terhadap pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di daerah Tapal Kuda terus menguat. Terbaru, KH. Abdullah Siradj dari pondok pesantren (ponpes) Sidogiri menyatakan dukungannya kepada paslon nomor urut satu tersebut.

Ditemani putri pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Nyai Hj Mahfudoh binti Wahab Hasbullah, Nyai Hj Mutammimah Hasyim Muzadi dan KH Asep Chalim, kedatangan Khofifah disambut langsung oleh anggota Majelis Keluarga Ponpes Sidogiri KH Abdullah Siradj. “Saya tahu ibu Khofifah mampu memimpin. Iya dukungan penuh, betul. Insyaallah lancar," ujar KH Abdullah Siradj, Kamis (10/5).

Kiai Siradj mengaku sudah sejak lama mengenal Khofifah. Ketua PP Muslimat NU itu dinilai mampu memimpin Jatim. "Saya tahu sifat-sifatnya jadi saya sudah kenal lama. Saya rasa Khofifah sangat bisa dipercaya, mampu menjalankan pemerintahan Jawa Timur,” ungkapnya.

Sementara itu, Khofifah menganggap restu kiai dan ulama sangat penting menjelang pencoblosan 27 Juni mendatang. Baginya, dawuh para kiai bisa menjadi stimulan dan bimbingan untuk menjalankan roda pemerintahan. Maka dari itu meski jadwal kampanye libur karena hari besar, cagub kelahiran Surabaya tersebut dimanfaatkan untuk sowan kepada kiai-kiai. Termasuk Pasuruan.  "Alhamdulillah jadi berdasarkan survei, masyarakat di Jawa Timur sekitar 50 persen  memilih pemimpin berdasarkan referensi para kiai, para tokoh agama. Jadi proses untuk menjadikan dawuh atau fatwa dari kiai. Oleh karena itu tidak pernah lepas nyuwun pangestu dari kiai," kata Khofifah.

Silaturahmi seperti ini, lanjut Khofifah, bakal terus dilakukan sampai hari H pemilihan. Kunjungan tersebut memiliki makna sangat penting, dengan harapan mampu bersama-sama nantiunya memberikan perspektif kepemimpinan Jatim yang baik. "Silaturahmi-silaturahmi kami maksimalkan. Jadi masing-masing kekuatan Jatim menjadi penting bersama-sama memberikan satu pespektif bagaimana kepemimpinan ke depan,” tandasnya.

Perlu diketahui, wilayah Tapal Kuda, termasuk Pasuruan merupakan salah satu basis pendukung Khofifah. Pada dua pilgub Jatim sebelumnya, daerah ini berhasil dimenangkan oleh paslon yang didukung oleh Partai Demokrat, Partai Golkar, PAN, PPP, Nasdem dan Hanura tersebut. Itulah mengapa tak heran jika Khofifah kembali berusaha meraih kemenangan di wilayah yang sangat kuat dengan tradisi NU ini. (bae/nug)

(sb/bae/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia