Kamis, 19 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

UKM Binaan Pertamina Punya Ciri Khas, Buka Pasar Lebih Luas

11 Mei 2018, 13: 10: 59 WIB | editor : Wijayanto

PENOPANG PEREKONOMIAN: Unit Manager Communication & CSR Jatim Balinus Pertamina Rifky Rakhman Yusuf (kanan) melihat batik colet salah satu UKM binaan PT.Pertamina dalam acara Batik Bordir & Aksesoris Fair 2018 di Grand City Mall.

PENOPANG PEREKONOMIAN: Unit Manager Communication & CSR Jatim Balinus Pertamina Rifky Rakhman Yusuf (kanan) melihat batik colet salah satu UKM binaan PT.Pertamina dalam acara Batik Bordir & Aksesoris Fair 2018 di Grand City Mall. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Puluhan kain dan kreasi batik dipamerkan di stand Pertamina dalam acara Batik Bordir & Aksesoris Fair 2018 di Grand City Mall Surabaya, Rabu (9/5). Ada delapan produk UKM unggulan dari UKM mitra binaan Pertamina yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Diantaranya dari Sumatera Utara dan Selatan, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Maluku.

Produk-produk yang dipamerkan meliputi kain batik dan turunannya dengan berbagai motif seperti batik colet Sasirangan Kayuh Baimbaiy dari Kalimantan Selatan. Berbagai aksesoris bordir dengan beragam fungsi yang kesemuanya memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing tiap daerah. Produk- produk ini tak hanya cantik, namun juga memiliki kualitas premium sehingga sudah diserbu pembeli.

“Seperti batik colet dari Palembang ini, baru dibuka jam 10 tadi, transaksinya sudah mencapai Rp 8 juta,” ujar Unit Manager Communication & CSR Jatim Balinus Pertamina Rifky Rakhman Yusuf.

PEMBERDAYAAN UKM: Pengunjung sedang memilih aneka batik di stand Pertamina dalam acara Batik Bordir & Aksesoris Fair 2018 di Grand City Mall Surabaya.

PEMBERDAYAAN UKM: Pengunjung sedang memilih aneka batik di stand Pertamina dalam acara Batik Bordir & Aksesoris Fair 2018 di Grand City Mall Surabaya. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Banyaknya mitra UKM dari luar Jawa Timur yang dilibatkan dalam pameran ini dimaksudkan agar para pedagang memiliki pasar yang lebih luas tak hanya berputar di daerahnya. Ini adalah salah satu misi yang dimiliki Pertamina melalui program corporate social responsibility (CSR), selain dengan melakukan berbagai pembinaan kepada UKM kecil di setiap daerah.

“Bagian dari pendampingan kami adalah untuk promosi dan membuka pasar bagi mereka. Selain itu, program CSR kami adalah mengembangkan usaha mereka, memberikan pelatihan dan mengontrol kualitas produk dan kesemuanya ini berkelanjutan,” pungkasnya. (is/nur)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia