Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Surabaya Jadi Percontohan Kawasan Ramah Anak

08 Mei 2018, 16: 41: 15 WIB | editor : Wijayanto

PEDULI: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (tengah) dalam jumpa pers Growing Up Urban Summit di Hotel JW Marriott, Senin (7/5).

PEDULI: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (tengah) dalam jumpa pers Growing Up Urban Summit di Hotel JW Marriott, Senin (7/5). (VEGA DWI ARISTA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Pertemuan yang bertajuk Growing Up Urban Summit yang dihadiri beberapa anggota Unicef dilaksanakan, Senin (7/5) di Hotel JW Marriott. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berharap dalam pembahasan tersebut ditemukan solusi terbaik merumuskan masa depan bangsa melalui tumbuh kembang anak.

       Wali kota dua periode ini menegaskan, sangat jarang sekali orang untuk berdiskusi tentang hak-hak atas anak. Dengan adanya pertemuan ini bertujuan memikirkan lingkungan yang ramah anak untuk menggapi masa depan yang lebih cerah. “Mari kita berpikir ke depan bagaimana masa depan anak-anak kita lebih nyaman dan aman,” terangnya.

       Menurutnya, permasalahan suatu anak sifatnya sangat komplek sekali. Misalnya, ketergantungan anak dengan orang tua dan lingkungan sekitarnya pastinya sangat besar sekali. Karena itu, dengan adanya pertemuan ini diharapkan bisa berpengaruh bagaimana kedepan merumuskan suatu kota agar layak terhadap anak. "Ini langka bisa mengumpulkan wali kota dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman yang diharapkan bisa menjadi inspirasi dan bermanfaat bagi satu sama lain di masa mendatang,” kata wali kota berprestasi ini.

Direktur Regional Unicef se-Asia Pasifik Karin Hulshof mengatakan, pertemuan yang didukung Unicef ini meliputi diskusi dampak dari urbanisasi terhadap dua periode pertumbuhan anak. Yaitu, di masa awal dan remaja, serta cara-cara inovatif untuk memastikan kota ramah anak untuk semua, terutama mereka yang hidup dalam kemiskinan.

Melalui pertemuan ini, lanjutnya, para wali kota juga akan merancang visi untuk perencanaan kota yang memastikan perkotaan tumbuh dengan inklusif, serta bagaimana menyediakan peluang serta manfaat bagi setiap anak yang tinggal disana. “Masa depan bagi ratusan anak di Asia Timur adalah kota besar,” ujarnya.

Dipilihnya Kota Surabaya sebagai tuan rumah pertemuan kota layak anak, dikarenakan melihat banyak program tentang kepedulian terhadap anak yang telah digagas oleh Risma. Karena itu pertemuan 10 negara yang tergabung dalam anggota Unicef ini disepakati dilaksanakan di Kota Pahlawan. “Surabaya sudah melaksanakan sejumlah program ramah anak yang harus terus didorong dan didukung,” ujarnya. (vga/hen)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia