Selasa, 17 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo
Tanyakan Kasus Dugaan Pemerasan

Pengurus GP Ansor Temui Kajari Sidoarjo

07 Mei 2018, 19: 47: 58 WIB | editor : Lambertus Hurek

Kajari Sidoarjo Budi Handoko berdiskusi dengan aktivis GP Ansor.

Kajari Sidoarjo Budi Handoko berdiskusi dengan aktivis GP Ansor. (satria nugraha/radar sidoarjo)

Share this      

Berkas tiga tersangka kasus dugaan pemerasan yang dilakukan warga Banjarsari, Kecamatan Buduran, dinyatakan sempurna atau P21. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sidoarjo Budi Handaka mengatakan, saat ini tinggal menunggu penyerahan tersangka dari pihak kepolisian ke kejaksaan.
"Setelah itu, kami buat rencana tuntutan dan segera melimpahkan ke pengadilan," Kajari Budi Handaka usai menggelar audensi dengan GP Ansor di ruang kerjanya, Senin (7/5).

Mantan Aspidum Kejati Nusa Tenggara Timur ini mengatakan, audensi dengan GP Ansor intinya agar penanganan perkara ini mencerminkan keadilan dan sesuai koridor hukum. Budi juga mengapresiasi masukan dari ormas tersebut. "Kami rasa masukan tersebut sangat baik dan positif," katanya.

Ketua GP Ansor Sidoarjo Rizza Ali Faizin mengaku sudah mendapat penjelasan detail dari Kajari Sidoarjo Budi Handaka. Intinya, berkasnya perkara dinyatakan sempurna. "Kami akan mengawal perkara ini hingga tuntas," ujarnya singkat.

Ketua LPBH NU Sidoarjo Makin Rahmat mengatakan, pihaknya selalu taat hukum. Karena berkasnya sudah P21, maka pihaknya tinggal mengawal di persidangan. Makin berharap rasa keadilan dikedepankan para penegak hukum.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Kajari yang merespons masukan kami," pungkasnya. (mus/rek)

(sb/mus/rek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia