Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Misti Tewas Saat Siapkan Makanan Anjing

05 Mei 2018, 22: 21: 30 WIB | editor : Abdul Rozack

DI DAPUR: Kondisi korban Misti, pembantu rumah tangga saat ditemukan tewas di dalam dapur di Villa Bukit Permai Nomor 38, Sabtu (5/5).

DI DAPUR: Kondisi korban Misti, pembantu rumah tangga saat ditemukan tewas di dalam dapur di Villa Bukit Permai Nomor 38, Sabtu (5/5). (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Warga yang tinggal di Hunian Villa Bukit Permai, Lakarsantri mendadak geger Sabtu (5/5) pagi. Sebab, salah seorang pembantu rumah tangga di Villa Bukit Permai Nomor 38 ditemukan tewas di dalam dapur rumah milik Koni saat akan menyiapkan makanan anjing. Korban adalah Misti, 58, warga Dusun Krajan RT 04 RW 01 Watuagung, Dongko, Trenggalek.

Dari informasi yang dihimpun, sebelum meninggal korban Sabtu pagi masih memasak nasi dan meminta kardus kepada rekannya yang bernama Dery. Tak lama kemudian  korban bermaksud menyiapkan makanan anjing milik majikannya. Namun, sekitar pukul 09.15 korban tak kunjung selesai memasak. Dery yang curiga lantas turun ke dapur karena mencium bau sangit masakan. Saat tiba di dapur Dery dikejutkan dengan kondisi korban yang sudah telungkup di bawah kompor. 

Melihat hal itu Dery lantas memanggil pemilik rumah dan rekannya yang bernama Yenny. Yenny saat itu lantas mengecek kondisi denyut tangan korban. Namun saat dicek ternyata sudah berhenti denyut nadi korban. 

Pemilik rumah yang takut kemudian memanggil ketua RT 03 RW 04 Bulu Lontar yang bernama Juwarto kemudian informasi diteruskan ke Polsek Lakarsantri 

"Saat dicek bersama korban sudah meninggal di dapur," kata Kapolsek Lakarsantri Kompol Dwi Heri Sukiswanto, Sabtu (5/5). 

Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kematian korban. Yang jelas menurut keterangan Kapolsek Lakarsantri setelah dilakukan pemeriksaan luar tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah korban setelah diidentifikasi langsung dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk dimintakan visum. Sementara petugas kepolisian lantas menghubungi keluarga korban.(rus/hen)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia