Rabu, 21 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Events Sidoarjo
Roadshow SPS di Desa Pesawahan, Porong

Kadis PUPR Angkat Jaket di Dasar Sungai Pesawahan

05 Mei 2018, 18: 48: 47 WIB | editor : Lambertus Hurek

(Dari kiri) Kepala Dinas PUPR Sigit Setyawan, Camat Porong Murtadho, Direktur PT Radar Media Surabaya Lilik Widyantoro, Perwakilan PDAM Delta Tirta Heru Firdausi, mengangkat sampah di Afvoer Pesawahan.

(Dari kiri) Kepala Dinas PUPR Sigit Setyawan, Camat Porong Murtadho, Direktur PT Radar Media Surabaya Lilik Widyantoro, Perwakilan PDAM Delta Tirta Heru Firdausi, mengangkat sampah di Afvoer Pesawahan. (Satria Nugraha/Radar Sidoarjo)

Share this      

Roadshow Sidoarjo Peduli Sungai (SPS) di Desa Pesawahan, Kecamatan Porong, berlangsung meriah, Sabtu (5/5/2018) pagi. Ratusan warga, kader lingkungan, pelajar, serta karang taruna berbaur dengan anggota TNI-Polri, dan perwakilan sponsor bersemangat mengikuti kegiatan bersih-bersih sungai itu.

Acara diawali dengan senam bersama yang dipandu oleh instruktur Ipunk. Setelah senam rampung, langsung dilanjutkan dengan bersih-bersih Afvoer Pesawahan. "Tidak hanya hanya membersihkan sungai, warga kami juga membersihkan lingkungan di sekitar sungai yang berpotensi mengotori dan menyumbat sungai," ujar Kepala Desa Pesawahan Aris.

Saat membersihkan Afvoer Pesawahan dengan alat keruk manual, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sigit Setyawan sempat terperanjat karena 'berhasil' mengangkat sebuah jaket dari dasar sungai. Sungai kecil itu mengalami sedimentasi cukup parah.

TAK SEHARUSNYA: Kepala Dinas PUPR Sigit Setyawan (kanan) mengangkat jaket yang ditemukan di dasar Afvour Pesawahan.

TAK SEHARUSNYA: Kepala Dinas PUPR Sigit Setyawan (kanan) mengangkat jaket yang ditemukan di dasar Afvour Pesawahan. (Satria Nugraha/Radar Sidoarjo)

Dalam sambutannya, Sigit Setyawan tak henti-hentinya menggugah kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan sungai. "Roadshow Sidoarjo Peduli Sampah ini bukan merupakan akhir. Tapi sebuah awal gerakan menjaga kebersihan sungai. Tidak hanya pemerintah yang bergerak, kami berharap semua warga ikut berpartisipasi peduli sungai," ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) ini menambahkan, bentuk partisipasi warga bisa bermacam-macam. Salah satunya dengan tidak membuang sampah di sungai. Juga tidak mendirikan bangunan di atas sempadan. "Di banyak tempat kami kesulitan membersihkan sungai dengan alat berat karena jalannya telah tertutup dengan bangunan," tutur Sigit.

Sementara itu, Camat Porong Murtadho memberi motivasi agar setelah gerakan SPS ini, warganya semakin peduli sungai dan tidak lagi membuang sampah di sungai. Sebab, sampah-sampah itu menimbulkan sedimentasi yang berakibat banjir. (sat/rek)

(sb/sat/rek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia