Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Pelindo Bakal Kelola Penuh TPS

Pasca Kontrak Dubai Port World Berakhir 2019

05 Mei 2018, 10: 42: 14 WIB | editor : Wijayanto

BONGKAR MUAT: Salah satu aktivitas bongkar muat petikemas di Terminal Petikemas Surabaya.

BONGKAR MUAT: Salah satu aktivitas bongkar muat petikemas di Terminal Petikemas Surabaya. (dok/radar surabaya)

Share this      

SURABAYA - PT Pelindo III dipastikan bakal mengelola penuh PT Terminal Petikemas Surabaya  (TPS) selepas kontrak dengan Dubai Port World berakhir pada 2019. Direktur Utama Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Ari Askhara memastikan DP World tidak akan memperpanjang kontrak di TPS. Perseroan akan menuntaskan perjanjian jual beli bersyarat (CSPA) 49 persen saham DP World sebelum kontrak berakhir pada April 2019.
“Nilai pembelian 49 persen saham TPS diestimasi mencapai Rp 490 miliar,” kata Ari, Jumat (4/5).
Menurut dia, jumlah tersebut setara 49 persen dari total nilai kontrak antara Pelindo III dengan DP World sebesar Rp 1 triliun.
Sedangkan kinerja TPS yang merupakan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), sedang membidik throughput atau arus peti kemas sebesar 2 juta TEUs (twenty-foot equivalent unit) pada 2019.
Humas TPS Muhammad mengatakan, saat ini arus peti kemas di TPS mencapai 1,3 juta TEUs. Dengan kata lain, TPS membidik peningkatan throughput peti kemas sebesar 54 persen hingga akhir 2019. Peningkatan arus peti kemas juga dilakukan dengan menggenjot produktivitas. Saat ini, box move per hour (BMPH) mencapai 44 per jam. Pada 2019, BMPH diproyeksi mencapai 60 boks per jam.
“Saat ini, kami sedang proses peremajaan beberapa alat dan elektrifikasi Rubber Tyred Gantry (RTG), sehingga harapannya target untuk 2019 dapat tercapai,” kata dia. 
Berdasarkan informasi dari laman resmi TPS, jumlah container crane yang dioperasikan TPS mencapai 11 unit dengan 28 unit RTG. TPS juga mengoperasikan 18 unit forklift dan 80 unit head truck.
Pada 2017, TPS sudah mengoperasikan tiga unit Container Crane (CC) yang terbesar di Pelabuhan Tanjung Perak. Surabaya. TPS juga sudah memperdalam kolam dermaga internasional menjadi -13 LWS sehingga bisa melayani pelayaran langsung atau direct call. Sejak September 2017, TPS melayani direct call setiap pekan.
TPS juga mempersiapkan 16 pandu yang siap melayani pengguna jasa selama 24 jam dalam sehari. Kesiapan pandu ini diharapkan membuat pergerakan ship to ship lebih cepat.
“Layanan pemanduan juga sudah dibuat online sehingga bisa dipesan kapanpun,” kata dia.
Sepanjang 2017, arus peti kemas ekspor-impor di TPS mencapai 1,3 juta TEUs atau meningkat 5,3 persen dibandingkan dengan kinerja 2016 sebesar 1,34 juta TEUs. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh peningkatan kunjungan kapal internasional sejak Oktober 2017 yang tercatat lebih dari 90 call. (han/hen)

(sb/han/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia