Rabu, 26 Sep 2018
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Ustaz Donwori Kaget dengan Gaya Layanan Karin di Malam Pertama

Jumat, 04 May 2018 06:05 | editor : Abdul Rozack

Ustaz Donwori Kaget dengan Gaya Bercinta Karin

Ustaz Donwori Kaget dengan Gaya Bercinta Karin (Grafis: Fajar)

Perempuan belum tentu memiliki gairah seksual lebih rendah dari laki-laki. Begitu pula sebaliknya, tak semua laki-laki bisa memimpin. Seperti yang dialami Donwori, 27, dan Karin, 25, ini. Karin yang terlalu ngegas dalam bercinta membuat Donwori mundur teratur.

Ismaul Choriyah-Wartawan Radar Surabaya

Donwori adalah seorang ustaz muda yang tergolong sukses. Selain menjadi penceramah, ia juga memiliki usaha properti yang pasarnya meluas hingga ke luar negeri. Sayangnya, kesuksesan Donwori ini tidak berlaku dalam hubungan rumah tangganya. Baru sehari menikah, dirinya langsung memutuskan untuk meninggalkan Karin. 

“ Waduh.. di malam pertama dia melakukan suatu pelanggaran,” kata Donwori dengan bersuara lirih kepada Radar Surabaya saat ditemui di Ruang Tunggu  Pengadilan Agama Kelas 1 A Surabaya. 

Pelanggaran yang Donwori maksud adalah tindakan Karin melakukan salah satu gaya dalam percintaan suami istri (maaf blow job) kepadanya. Sementara Donwori menganggap hal itu adalah sesuatu yang dilarang agama. Donwori yang kaget campur kecewa bin banyak berspekulasi akhirnya memutuskan untuk menceraikan Karin. 

“Itu (gaya percintaan yang dipraktikan Karin) tidak ada dalam agama. Kaget aku,” ungkap Donwori. 

Bukannya malah senang diservis istri begitu, Donwori malah menuduh Karin yang bukan-bukan. Baginya, perempuan tidak pantas lebih agresif ketimbang laki-laki. Iapun jadi menuduh Karin yang bukan-bukan. Karena tindakannya, Karin dianggap perempuan yang terlalu liar dan sering melihat adegan-adegan tak senonoh.

“ Lha kalau tidak lihat dari begituan dia tahu dari mana,” ujar pria asal Kapasari ini. 

Donwori menjelaskan, ia bertemu dengan Karin baru beberapa bulan saja. Karin adalah perempuan urban yang bukan berasal dari keluarga kiai dan tidak pula agamis. Pembawaannya kalem dan sopan. Dari segi fisik pun, Karin tergolong cantik, itulah yang membuat Donwori jatuh cinta. Takut keduluan yang lain, Donwori pun langsung meminang Karin. 

“ Prosesnya cepet, kok, ketemu langsung nikah,” imbuhnya. 

Bagi Donwori, keputusannya untuk meninggalkan Karin sudah bulat. Di malam pertamanya dirinya langsung menjatuhkan talak. Dan esoknya, ia langsung mengurus seluruh berkas perceraiannya. Untungnya, keputusan berpisah juga diamini oleh Karin.

“ Aku terus terang kalau tak bisa meneruskan (pernikahan) dan dia juga ngikut. Akhirnya ya pisah ini,” kata Donwori. (*/hen)  

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia