Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Tak Masuk DPT Bisa Coblos Pakai e-KTP

03 Mei 2018, 22: 58: 51 WIB | editor : Wijayanto

GUNAKAN HAK SUARA: Simulasi tata cara mencoblos pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jatim di halaman kantor KPU Surabaya, Kamis (2/5).

GUNAKAN HAK SUARA: Simulasi tata cara mencoblos pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jatim di halaman kantor KPU Surabaya, Kamis (2/5). (Vega Dwi Arista/Radar Surabaya)

Share this      

SURABAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya terus berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) terkait jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan mengikuti pencoblosan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jatim 27 Juni nanti. Saat ini jumlah DPT yang sudah terdaftar di KPU sebanyak 2.006.061.
Jumlah tersebut bisa bertambah seiring penggunaan surat keterangan perekaman dan e-KTP yang diperbolehkan untuk mencoblos. “Jika tidak masuk DPT bisa mencoblos dengan surat keterangan serta menggunakan e-KTP,” kata Komisioner Divisi Teknis KPU Surabaya Nurul Amalia di sela kegiatan simulasi tata cara coblos pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jatim, Kamis (2/5).
Dia mengungkapkan, nantinya pemilih yang menggunakan surat keterangan dan e-KTP diberikan fasilitas untuk mencoblos mulai pukul 12.00-13.00. Namun, jika tidak memiliki syarat yang ditentukan maka tidak bisa menggunakan hak pilihnya.
“Karena itu lakukan perekaman di sisa waktu yang ada meski nantinya belum bisa masuk DPT maupun punya e-KTP,” tambahnya. 
Menurutnya, ketentuan tersebut sudah disampaikan kepada panitia pemungutan suara di 4.284 TPS di Surabaya. Sehingga panitia akan memfasilitasi calon pemilih yang sesuai syarat nyobolos di TPS terdekat.
“Jika tidak masuk DPT dan belum perekaman tapi punya KTP dan bukan e-KTP tetap tidak bisa nyoblos,” jelasnya.
Nurul menambahkan, tim petugas di TPS juga akan mendatangi calon pemilih yang sakit jika tidak bisa datang ke TPS. Nantinya, panitia dengan persetujuan saksi dan pengawas TPS akan mendatangi rumah calon pemilih tersebut. “Ada dua orang dari TPS didampingi saksi dan pengawas,” ucapnya.
Sementara itu, dalam simulasi pencoblosan yang dilaksanakan di halaman kantor KPU Surabaya, para petugas dari KPU mensimulasikan tata cara pencoblosan mulai awal pembukaan TPS hingga penutupan TPS. (vga/rud)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia