Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Sidoarjo

150 Koperasi di Sidoarjo Segera Dibubarkan

28 April 2018, 06: 56: 55 WIB | editor : Lambertus Hurek

Yayuk Pudji Rahayu

Yayuk Pudji Rahayu (DOK)

Share this      

Banyaknya koperasi yang kritis membuat pengawasan koperasi terus dilakukan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo secara ketat. Jangan sampai ada lagi koperasi yang harus dibubarkan.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Yayuk Pudji Rahayu mengatakan membubarkan koperasi tidak mudah, terutama untuk koperasi yang sudah berbadan hukum. Pihaknya juga tidak memiliki kewenangan untuk membubarkan koperasi yang sudah kritis. Pembubaran tersebut hanya bisa dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM. 

“Sedangkan kami bertugas untuk mengkaji dan mengusulkan koperasi mana saja yang harus dibubarkan. Hingga saat ini sudah ada 300 koperasi yang diusulkan untuk dibubarkan,” katanya.

Yayuk menjelaskan, pihaknya sudah melakukan beberapa kajian untuk menentukan koperasi mana saja yang harus dibubarkan. Seperti koperasi yang ditinggal pengurusnya, atau yang sudah tidak aktif lagi. "Namun baru separo (150 koperasi) yang disetujui untuk dibubarkan oleh kementerian," lanjut dia.

Meski tidak bisa membubarkan koperasi secara langsung, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro memiliki kewenangan untuk menegur koperasi yang ada di Sidoarjo. Yayuk menyebutkan hingga bulan keempat di tahun ini sudah ada 5 koperasi yang mendapatkan teguran. 

Alasan tegurannya pun beragam, misalnya karena koperasi yang tidak berbadan hukum hingga koperasi yang tidak memiliki surat rekomendasi. Untuk itu, pihaknya saat ini sedang memperketat pengawasan dengan harapan bisa menegur lebih awal dan tidak sampai dibubarkan. (nis/jee) 

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia