Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Features Sidoarjo
UNBK Kejar Paket C di Sidoarjo

Ada yang Bingung, Ada yang Hanya Ingin Tambah Wawasan

28 April 2018, 06: 51: 04 WIB | editor : Lambertus Hurek

Peserta Kejar Paket C bersiap mengikuti UNBK.

Peserta Kejar Paket C bersiap mengikuti UNBK. (annisa firdausi/radar sidoarjo)

Share this      

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tidak hanya diikuti siswa SMK, SMA, dan SMP. Jumat (27/4), peserta didik dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) juga melaksanakan ujian kejar paket C dan merupakan pertama kalinya ujian dilaksanakan menggunakan komputer. Meski sudah simulasi, masih banyak peserta yang kebingungan.

SYAFIIN sudah menghadap komputer di ruang 1 SMK Antartika 2 Sidoarjo sejak pukul 08.00. Mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama kemarin adalah Bahasa Indonesia. Soal nomor satu sudah dia kerjakan. Pria 50 tahun itu mengklik jawaban yang menurutnya benar.

Namun usai menjawab soal nomor satu, Syafiin celingak-celinguk. Pandangannya berpindah-pindah dari monitor ke mouse yang ada di tangannya. Setelah lima menit kebingungan, Syafiin akhirnya memberanikan diri meminta bantuan kepada Ketua PKBM Prima Krisanti yang saat itu mendampingi.

Ketika Krisanti mendekat ke mejanya, Syafiin bertanya dengan ragu-ragu. “Bu, bagaimana caranya saya melihat soal yang selanjutnya,” tanyanya.

Krisanti pun menjelaskan bahwa Syafiin harus scroll halaman ke bawah menggunakan mouse. Mendengar jawaban Krisanti, Syafiin tidak langsung mempraktikkan. Dari raut mukanya terlihat bahwa dia masih kebingungan. “Begini Pak, scroll-nya di mouse harus digerakkan," kata Krisanti sambil memberikan contoh.

Diakui Krisanti, peserta ujian kejar paket C ini memang berasal dari berbagai jenjang usia. Selain anak muda, banyak juga peserta yang sudah tua seperti Syafiin. Nah peserta yang sudah berumur itu banyak yang kesulitan menggunakan komputer. "Meski sudah diajari beberapa kali masih bingung," ujarnya.

Selain Syafiin, ada juga peserta yang sudah lanjut usia di ruang 4. Namanya Harijono, usianya 58 tahun. Namun berbeda dengan Syafiin, Harijono mengaku tidak mengalami kesulitan saat mengerjakan soal di komputer. Dia sudah terbiasa menggunakannya. "Soalnya biasa pakai untuk main game," katanya.

Harijono menjelaskan, ada alasan tersendiri mengapa di usianya kini dirinya mengikuti ujian kejar paket C. Jika sebagian besar peserta yang sudah berumur mengikuti ujian kejar paket C karena tuntutan pekerjaan, tidak dengan Harijono. 

Sebagai seorang pengusaha, Harijono mengaku tidak membutuhkan ijazah SMA dalam pekerjaannya. Namun dia ingin menambah wawasan dan pengetahuannya agar tidak ketinggalan zaman. 

Di SMK Antartika 2 Sidoarjo ada tiga PKBM yang melaksanakan ujian kejar paket C. Pelaksanannya mulai kemarin hingga Senin (30/4) mendatang. Ada tujuh mata pelajaran yang diujikan. Yakni bahasa Indonesia, geografi, matematika, sosiologi, bahasa Inggris, ekonomi dan pendidikan kewarganegaraan. (nis/jee) 

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia