Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Events Surabaya

Bangun Personal Branding untuk Bisnis Jaman Now

24 April 2018, 12: 53: 28 WIB | editor : Wijayanto

BRANDING KEKINIAN: Associate Industry Head Government and Public Service MarkPlus Inc.Setyo Riyanto (kanan) membagikan tips cara personal branding jaman now kepada para peserta Indonesia Marketers Festival di TVRI Jawa Timur, Senin (23/4).

BRANDING KEKINIAN: Associate Industry Head Government and Public Service MarkPlus Inc.Setyo Riyanto (kanan) membagikan tips cara personal branding jaman now kepada para peserta Indonesia Marketers Festival di TVRI Jawa Timur, Senin (23/4). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Di hari pertama Indonesia Marketeers Festival (IMF) 2018 juga menghadirkan seminar untuk para pelaku UMKM maupun startup yang diselenggarakan di Studio 2 TVRI, Senin (23/4). Seminar dengan topik membangun personal branding tersebut diikuti lebih dari 300 peserta.
Tepat pukul 09.00 WIB pagi, acara dibuka oleh Purnomo Hadi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur. Kemudian seminar diisi oleh Setyo Riyanto, selaku Associate Industry Head Government and Public Services Markplus, Inc yang memberikan bekal kepada para peserta untuk menyiapkan diri mereka memasuki era digital.
Setyo Riyanto mengajak para peserta untuk mengenal personal branding untuk bisnis mereka di jaman now. Kemudian seminar dilanjutkan oleh Moh Nasir, Kepala Jiwasraya Surabaya, yang memberikan pandangan tentang bagaimana Jiwasraya sebagai BUMN mampu memasuki era digital. Dan seminar ditutup oleh Andy Fachri Makkasau selaku perwakilan dari JNE, yang memberikan pandangan tentang bagaimana JNE saat ini menyikapi era digital.
Andy mengaku, era digital mengharuskan pihaknya mengantisipasi model pelayanan yang akan diberikan kepada para pelanggannya yang rata-rata merupakan pelaku online shop, dan bagaimana mereka menyesuaikan produk mereka dengan kondisi pasarnya.
Selain itu, di hari yang sama, IMF 2018 juga menghadirkan audisi Marketeers Model Brand Ambassador (MMBA). Audisi tersebut diikuti oleh 8 finalis perempuan berusia 19 tahun sampai dengan usia 23 tahun.
Audisi ini mencari finalis yang memiliki pemahaman yang baik tentang peran brand ambsador yang baik. Adapun untuk kriteria penilaian, finalis akan mendapat penilaian dari sisi knowledge, tentu knowledge yang bagus di pemasaran. Selain itu, sebagai Marketeers Model Brand Ambassador (MMBA), harus anak muda yang aktif di sosial media, dan selain nilai dari audisi hari ini, penilaian akan dilihat dari bagaimana penampilan para finalis di atas panggung besok, Selasa (24/4). Penetapan pemenang akan diumukan besok sekaligus dengan penyerahan award Marketeers of The Year yang merupakan suatu penghargaan yang diberikan kepada seseorang yang berhasil menerapkan ‘marketing spirit’ secara luar biasa yang membawa dampak positif bagi perusahaan, masyarakat, dan juga menjadi teladan bagi para pemasar lainnya.
“Selain itu, akan ada panel diskusi oleh orang-orang yang dianggap mampu menginspirasi perubahan di kota Surabaya atau Jawa Timur pada umumnya, dan akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Bapak Soekarwo,” ujar Setya Riyanto.
Adapun juri dari Marketeers Model Brand Ambassador (MMBA), ialah Andy Poh selaku Executive Sekjen IMA Surabaya, Irma Manager dari Radio Suara Surabaya, Anna dari VIVA, dan Firman dari Jiwasraya. (cin/rud)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia