Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Tangkap Satu Tersangka, Amankan 12 Ribu Pil LL

23 April 2018, 20: 10: 43 WIB | editor : Lambertus Hurek

Tersangka Ahmad Sholikudin diamankan polisi.

Tersangka Ahmad Sholikudin diamankan polisi. (IST)

Share this      

Sebanyak 12.257 butir pil LL diamankan Polsek Gedangan, Senin (23/4/2018) dini hari. Selain itu, polisi juga mengamankan Ahmad Sholikudin, 36, warga Desa Terungkulon RW 1, Kecamatan Krian. Pria ini diduga sebagai pengedar pil LL dan ditangkap di warung yang terletak di belakang rumahnya.

Kejadian penangkapan tersebut bermula laporan warga jika di sekitar Desa Candinegoro, Wonoayu sering ada transaksi pil LL. Penyelidikan dilakukan hingga akhirnya polisi menemukan nama Novan yang saat itu berada di sekitar jalan Desa Candinegoro. Polisi pun menyergapnya. “Kami tangkap saksi dan dari penggeledahan terhadapnya kami menemukan 30 butir pil LL di sakunya,” kata Kapolsek Gedangan AKP Heri Siswoko

Setelah penangkapan Novan ini, polisi menginterogasinya. Dari situ Novan memberikan keterangan bahwa pil LL tersebut dibeli dari seseorang tersangka Ahmad Sholikudin. Polisi langsung menuju ke tempat tersangka dan menangkap yang bersangkutan.

Dari penggeledahan yang dilakukan di rumahnya polisi menemukan 12 ribu pil LL yang disimpan di lemari rumahnya. “Kami temukan barang bukti dan langsung kami amankan bersama tersangka,” lanjut AKP Heri Siswoko.

Dari keterangan tersangka pada polisi, diketahui jika yang bersangkutan membeli dari seseorang yang diketahui berinisial M asal Sukodono. Tersangka mendapatkan pil ini dengan membelinya Rp 600 ribu per bok atau satu plastik berisi seribu butir. Pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap M ini.

“Dari keterangannya, tersangka mengaku tidak mengetahui M ini. Ia hanya tahu ia dari Sukodono tapi tidak pernah tahu rumah atau asal pasti pemasok pil ini,” tambah mantan Kapolsek Wonoayu ini.

Tersangka mengaku, ia baru mengedarkan pil LL tersebut sejak dua bulan lalu. Ia menjualnya sembari menjaga warkop miliknya yang berada di belakang rumah. Ia menjual pil tersebut pada pelanggannya yang datang dan beli di warung. Ia mendapat keuntungan hampir Rp 900 ribu per 1000 butir. “Selain saya jual juga saya gunakan sendiri. Sehari saya bisa menenggak tiga butir. Saya minum untuk menambah stamina, enak kalau buat kerja,” ujar bapak tiga orang anak ini. (gun/jee)

(sb/gun/rek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia