Rabu, 19 Sep 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Khofifah: Pilih yang Bajunya Sama

Senin, 23 Apr 2018 16:55 | editor : Wijayanto

RESTU: Calon wakil gubernur Jatim Emil Dardak, Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan istri Emil, Arumi Bachsin di depan ratusan anggota Muslimat NU Tulungagung meminta restu maju di pertarungan Pilgub Jatim 2018.

RESTU: Calon wakil gubernur Jatim Emil Dardak, Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan istri Emil, Arumi Bachsin di depan ratusan anggota Muslimat NU Tulungagung meminta restu maju di pertarungan Pilgub Jatim 2018. (istimewa)

TULUNGAGUNG - Calon gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta doa restu dihadapan ratusan anggota Muslimat NU di GOR Rojoagung, Tulungagung. Dirinya pun menganjurkan hanya memilih yang sama berbaju putih, pakaian khas organisasi wanita NU itu. 

"Mohon doa restu dan dukungannya, tanggal 27 Juni nanti ada pemilihan Gubernur Jatim. Warga Tulungagung jangan lupa pilih nomor satu. Moga-moga Allah meridhai agar Khofifah-Emil memimpin Jatim manfaat barokah,” ujar Khofifah saat menghadiri hari lahir Muslimat NU ke-72 dan Isra' Mi'raj, Minggu (22/4). 

Khofifah berpesan bahwa dirinya ingin Muslimat NU Tulungagung bersatu untuk memenangkan Khofifah-Emil. Mantan menteri sosial tersebut menghimbau agar tidak salah pilih saat pencoblosan 27 Juni nanti. Hanya calon yang menggunakan pakaian yang sama dengan para Muslimat.  "Jangan lupa coblos yang panjengan dan saya pakai. Baju putih khas Muslimat dicoblos," jelasnya. 

Memang selama bersosialisasi dari satu titik ke titik lain di Jatim, Khofifah selalu menggunakan pakaian putih lengkap dengan kerudung berwarna senada. Warna tersebut sama dengan pakaian ratusan ibu muslimat yang hadir. “Semua harus bersatu pilih nomor 1," ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU Jawa Timur, Masruroh Wahid, menegaskan bila Muslimat NU tidak boleh terkecoh. Jangan sampai memilih calon lain. Sebab, Muslimat NU hanya ada satu wakil di Pilgub Jatim yaitu Khofifah-Emil. Sedangkan adanya kabar di masyarakat yang bermacam-macam, pihaknya meminta semua anggota bisa memilahnya. Mencoblos gubernur dan wakilnya yang dapat memajukan Jatim. 

"Banyak yang bilang milih Gubernur kok nggak bisa jadi imam salat, kita ini mau milih Gubernur untuk memajukan Jatim. Jangan terkecoh," tegas Masruroh.

Terpisah, Wakil Sekjend DPP Partai Demokrat Muhammad Sariaji mengatakan sinergi antara partai pengusung dengan Muslimat sangat penting. "Seluruh partai pendukung bekerja sama dengan Muslimat dan siap untuk memenangkan Bu Khofifah. Silahkan bekerja ibu-ibu Muslimat di daerah masing-masing, dan kami partai pengusung juga bakal bekerja keras menenangkan Bu Khofifah," kata Sariaji. 

Bagaimanapun Khofifah adalah ibunya Muslimat. Tokoh yang memajukan organisasi Muslimat menjadi hebat seperti saat ini. Ia menegaskan bahwa Muslimat wajib memenangkan Khofifah. (bae/nug)

(sb/bae/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia