Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Angka Penderita Kanker di Bawean Tinggi

Karena Minim Kesadaran Pola Hidup yang Sehat.

23 April 2018, 12: 36: 40 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Relawan YSKI ketika memberikan edukasi tentang penyakit kanker di Bawean.

SOSIALISASI : Relawan YSKI ketika memberikan edukasi tentang penyakit kanker di Bawean. (Dok/Radar Gresik)

Share this      

Angka penderita kanker di Pulau Bawean menurut catatan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) ternyata cukup tinggi. Butuh edukasi yang intens untuk menekan angka penderita penyakit mematikan ini.

ABDUL BASID

Wartawan Radar Gresik

TEMUAN itu disampaikan YSKI yang sejak sebulan terakhir berada di Bawean untuk mengelar sosialisasi. Sosialisasi itu digelar di RSUD Umar Mas'ud, UPT Puskesmas Tambak dan lainnya. Rencananya kedepan akan menggelar sosialisasi ke sekolah dan balai desa di Bawean.

Indra Alfalah, Koordinator YSKI di Bawean mengatakan, sudah sebulan lamanya berada di Bawean untuk menggelar sosialisasi kepada warga. Sosialisasi digelar dalam rangka memberikan pemahaman tentang penyakit kanker dan pencegahannya.

Setelah sebulan, Indra mengaku, sudah menemukan sebanyak 5 orang yang terdeteksi menderita sakit kanker. Menurutnya angka warga Bawean yang terkena kanker sangat banyak. Namun yang jadi persoalannya, banyak warga yang menyembunyikan penyakit yang dideritanya karena merasa malu. "Padahal penyakit kanker membutuhkan penanganan segera untuk disembuhkan," paparnya.

Tingginya angka warga Bawean yang menderita sakit kanker karena kurangnya kesadaran terhadap pola hidup sehat. 

Bersama 4 orang tim YSKI melaksanakan sosialisasi, juga memberikan bantuan kepada penderita kanker seperti Abdul Basit asal desa Paromaan yang menderita penyakit kanker getah bening.

"Bantuan untuk operasional kepada keluarga penderita kanker, sedangkan biaya pengobatan sudah tercover dengan BPJS sehubungan memiliki Kartu Indonesia Sehat,"pungkasnya. (*/ris)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia