Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Gresik

Tampilkan Pesan-Pesan Religi

23 April 2018, 12: 25: 44 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Kelompok Mupus Sacitaka saat membawakan musikalisasi puisi pada konser tunggalnya di Masjid Agung.

EKSPRESIF: Kelompok Mupus Sacitaka saat membawakan musikalisasi puisi pada konser tunggalnya di Masjid Agung. (Esti/Radar Gresik)

Share this      

Komunitas mupus Satu Cinta Tanpa Kata (Sacitaka) terus menunjukkan ekistensinya.  Terbaru, mereka menggelar konser musikalisasi puisi bertajuk ‘Sebelum Ajal Tiba’ di Masjid Agung Gresik, kemarin.  

Pada konser tunggalnya yang ke empat ini, mereka mengemas pesan-pesan religi dalam Musikalisasi Puisi (Mupus). “Seperti tajuk kita kali ini yang merupakan petikan dari puisi berjudul Kepada Kawan Milik Chairil Anwar,” terang Ketua Sacitaka Shelma Ayu Desearsa.

Menurutnya, selain untuk menjaga eksistensi seni sastra di Gresik, melalui pertunjukkan seni ini bisa memberikan pesan moral dari berbagai puisi yang dibawakan. ”Kita terus gaungkan Mupus di Gresik, tentunya dengan pesan moral di dalamnya, kali ini puisi-puisi dari tokoh sastra yang  lebih mengingatkan masyarakta untuk lebih dekat dengan Tuhan dan melakukan hal-hal yang baik,” ungkap dia .

Kelompok yang dibina langsung oleh Pegiat Seni Jarir Sururi langsung memadukan berbagai alat music di dalamnya, seperti gitar, bass, cajon, hingga biola menambah nilai seni dalam pertunjukkan mereka.“Banyak alumni yang datang dari berbagai kota untuk membimbing kelompok seni ini, sehingga ada mmotivasi untuk terus menghidupkan seni khususnya musikalisasi puisi di kota santri ini,” lanjut dia.

Salah penonton, Diane Hikmah,  mengatakan  hiburan seni seperti ini sangat membantunya mengetahui keberagaman dan perkembangan seni di Gresik. “Melalui mupus, pesan moral yang didapat itu bisa membuat pendengarnya lebih mudah meresapinya,” imbuh perempuan asal Sidomoro ini. (est/rof)

(sb/est/ris/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia