Kamis, 18 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Rumah Adat Jawa di Tandjoeng Puri Disambar Petir

Minggu, 22 Apr 2018 04:46 | editor : Lambertus Hurek

Anggota Polsek Sidoarjo Kota meninjau lokasi kebakaran rumah adat Jawa di Tandjoeng Puri, Sidoarjo.

Anggota Polsek Sidoarjo Kota meninjau lokasi kebakaran rumah adat Jawa di Tandjoeng Puri, Sidoarjo. (Guntur Irianto/Radar Sidoarjo)

Tiba-tiba petir menyambar salah satu bangunan rumah Jawa di Taman Edukasi, Desa Bluru Kidul, Sidoarjo, Jumat (20/4/2018) pukul 21.30. Bangunan rumah adat Jawa di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tandjoeng Puri itu pun habis dilalap api.

 Petugas PMK Posko Buduran dengan tiga unit mobil damkar akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah sekitar pukul 22.30. Kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta.

Kejadian tersebut kali pertama diketahui penjaga Taman Edukasi milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Dimas Hadi Putra, 23.  Malam itu memang hujan deras disertai petir. Akibat kerasnya bunyi petir, listrik di pos penjagaan langsung padam. 

"Saksi awalnya tidak curiga karena ia mengira jika lampu padam karena hujan,” kata Kanitreskrim Polsek Sidoarjo Ipda Sukarno kemarin.

Setelah mengetahui listrik padam, Dimas bergegas mengecek kondisi taman yang juga tempat rekreasi keluarga itu. Ia terkejut dengan kemunculan api di bangunan rumah adat Jawa. Dimas lalu meminta bantuan Dian Sukma alias Panjul, 37, warga Dusun Rangka Lor, Desa Bluru Kidul, Sidoarjo. 

“Awalnya mereka mencoba memadamkan api sendiri. Karena tidak kunjung padam, mereka menghubungi PMK Buduran,” tutur Ipda Sukarno.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pihak DLHK menaksir kerugian mencapai Rp 300 juta. "Kami masih melakukan penyelidikan lagi terkait kebakaran tersebut,” tuturnya. (gun/rek)

(sb/gun/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia